Berita Populer

Berkolaborasi dalam Dunia Usaha

Seorang wirausaha pastinya sering berangan-angan untuk memperoleh perjalanan kesuksesannya di masa mendatang. Tentunya untuk mencapai tangga kesuksesan tersebut bukanlah perkara yang mudah, karena seorang wirausaha harus melakukan segala cara dalam meraihnya. Namun tidak perlu khawatir, sebagai makhluk sosial sudah selayaknya bekerja sama untuk saling berpegangan tangan mendukung serta mendorong keberhasilan bersama. Dalam dunia usaha yang sudah semakin maju, setiap penggerak usaha mulai menggunakan istilah “kolaborasi” dalam bisnisnya. Untuk mengenal ornamen kolaborasi ini secara mendalam, Entrepreneur Development Center TSM mengadakan webinar dengan mengangkat tema “Kreatif Berkolaborasi Dalam Kewirausahaan yang dibawakan oleh Ibu Kencana Wulansari Soesilo. Jika melihat jenjang karirnya, beliau sendiri pernah bekerja dalam bidang perbankan selama kurang lebih 12 tahun dan kemudian beralih menajdi seorang wirausahawan dengan mendirikan Elevate yang berspesialisasi dalam bidang communication serta public speaking skill.

Pada awal materi, beliau memaparkan kondisi ekonomi dalam kurun waktu 10-15 tahun terakhir yang cenderung mengalami pergeseran besar. “Dulu kita bergantung dengan Sumber Daya Alam, sekarang lebih berusaha explore Sumber Daya Manusia untuk menciptakan Human Standard yang akhirnya bisa membentuk suatu pemahaman kalau manusia itu bisa diberdayakan, sehingga seluruh potensinya dapat digali dengan baik. Ada unsur ekonominya juga yang bisa menjadi tonggak dalam perekonomian Indonesia untuk membuat ekonomi kreatif,” jelasnya.

Penggerak atau kunci dari industri kreatif ini tidak lain adalah kolaborasi. Kolaborasi ini akan menghasilkan interaksi, diskusi, kompromi dan juga kerjasama. “Kolaborasi merupakan term yang paling sering digunakan. Di mulai dari bagaimana kita bisa membangun interaksi seperti melakukan banyak hal. Nah, akhirnya ada kerjasama yang bisa kita lakukan bareng”, jelas narasumber.

Setelah pemaparan materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta yang ingin mengajukan pertanyaan dapat langsung menyampaikannya melalui fitur meeting chat atau raise hand. Nampaknya, webinar ini sedari awal sudah mengundang banyak perhatian mahasiswa TSM, terbukti dari jumlah partisipan yang hampir melampaui 200 peserta ditambah lagi dengan kegesitan para peserta dalam mengajukan pertanyaan kepada narasumber.

“Dari pengalaman saya sendiri pastinya kalau memulai usaha dari yang kecil dulu. Lalu kita punya teman yang usahanya sama kecil juga. Kekuatan dari usaha kecil ini sebenarnya juga besar, jangan takut apakah saya harus berkolaborasi dengan yang besar supaya hasilnya kelihatan. Itu bisa juga kalau kita sudah benar-benar tahu how to get back. Tapi good thing tentang berkolaborasi yang sama-sama kecil ini bisa saling evaluasi dan belajar. Sehingga, bisa mendapat hal yang lebih besar nantinya,” ujar narasumber ketika menjawab pertanyaan salah satu peserta yang menanyakan cara agar dapat mengembangkan bisnis kecil bersama dari hasil kolaborasi tersebut.

Selanjutnya, seperti biasa, seluruh peserta dipersilahkan menyalakan kameranya untuk kebutuhan dokumentasi. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi.

Semoga dengan diadakannya webinar ini, dapat membuka cara pandang seluruh partisipan dalam menggunakan aspek kolaborasi sebagai penunjang keberhasilan usahanya.