Berita Populer

Bermimpi Untuk Bekerja di Perpustakaan? Yuk, Cek Artikel Berikut ini!

Bermimpi Untuk Bekerja di Perpustakaan? Yuk, Cek Artikel Berikut ini!

Pernahkah kalian bermimpi untuk bekerja sambil berkuliah? Atau bermimpi untuk mendapatkan uang jajan tambahan di sela-sela kesibukan menempuh pendidikan? Bagi kalian penyuka buku, TSM punya solusinya! TSM memiliki sejumlah asisten untuk membantu khususnya di dalam perpustakaan, lho! Asisten-asisten ini merupakan mahasiswa dan mahasiswi TSM yang memang tertarik di dalam dunia perpustakaan dan administrasi.

Asisten Perpustakaan TSM merupakan salah satu bentuk asistensi yang difasilitasi oleh Trisakti School of Management agar dapat mempelajari lebih banyak hal mengenai perpustakaan dan tata kelola informasi. Tugas dari para Asisten Perpustakaan atau yang biasa disingkat sebagai ‘asper’ adalah membantu dalam kegiatan teknis perpustakaan dan mendedikasikan waktu, tenaga, serta aspirasinya untuk perpustakaan TSM. Di dalam perpustakaan TSM, terdapat 4 divisi yang berbeda, yaitu:

  1. Divisi Publikasi dan Dokumentasi

Bertanggung jawab untuk merancang, menyusun, dan merealisasikan ide-ide konten promosi serta publikasi produk-produk yang dimiliki perpustakaan TSM melalui media sosial.

  1. Divisi Layanan Pemustaka atau Front Desk

Bertanggung jawab untuk melayani seluruh pemustaka baik mahasiswa, staff, ataupun dosen TSM dalam peminjaman dan pengembalian buku, serta turut membantu dalam hal user education. Bagi Asisten Perpustakaan yang bekerja di divisi ini, nantinya akan bergiliran setiap minggu untuk melayani pemustaka secara luring, sehingga hal ini akan membantu mereka dalam meningkatkan communication skill.

  1. Bagian Back Office

Bertanggung jawab untuk mengolah buku, jurnal, dan segala resources yang ada di dalam perpustakaan sebelum nantinya dilayankan kepada pemustaka. Selain itu, Asisten Perpustakaan yang bekerja di divisi ini akan belajar terkait cara berkorespondensi secara resmi untuk menjalin relasi dan kerja sama yang baik dengan pihak eksternal, serta menyusun rencana operasional bahan pustaka di perpustakaan.

  1. Digital Uploader

Bertanggung jawab atas segala hal terkait e-resources perpustakaan TSM. Ternyata divisi ini menjadi poin penting lho di saat pandemi melanda Indonesia! Perpustakaan TSM turut mendigitalisasi dan hadir dengan menyediakan berbagai informasi digital yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Divisi inilah yang bertugas untuk menginput, mengunggah, dan mengolah informasi digital tersebut.

Tentunya banyak benefit yang bisa didapatkan dengan bergabung menjadi Asisten Perpustakaan TSM. Para asisten dapat mengembangkan softskill, memperluas relasi, dan juga diberikan kesempatan untuk meminjam buku lebih banyak dari anggota perpustakaan biasa. Kemudian para Asisten Perpustakaan juga bisa belajar bagaimana memanfaatkan sumber informasi yang tersedia di perpustakaan, sehingga nantinya akan membantu mereka dalam mengerjakan skripsi atau tugas karya ilmiah. Bermanfaat sekali bukan?

Fakta yang menarik adalah tugas Asisten Perpustakaan tidak semuanya dilakukan secara on-site, lho! Asisten Perpustakaan masih bisa bekerja secara work from anywhere seperti membantu dalam pembuatan konten promosi media sosial, berkorespondensi email, upload e-resources, dan lainnya. Hal menarik lainnya, seringkali kita berpikir dengan mindset bahwa perpustakaan merupakan tempat yang “membosankan” bagi beberapa orang, tetapi berbeda dengan para Asisten Perpustakaan TSM. Mereka mematahkan kata “membosankan” yang lekat dengan perpustakaan, menurut mereka perpustakaan TSM merupakan tempat yang menyenangkan dikarenakan suasananya yang jauh berbeda dengan stigma perpustakaan di jaman dulu. Perpustakaan TSM baik di Grogol dan Bekasi, masing-masing sudah lebih modern baik dari fasilitas, sarana, prasarana, dan segala tata ruangnya sudah dirancang dengan “estetik” agar pemustaka yang datang bisa dengan nyaman dan tenang berada di perpustakaan. Selain itu hubungan yang baik antar staff perpustakaan dengan Asisten Perpustakaan membuat suasana menjadi lebih hidup dan tidak membosankan sama sekali.

Asisten Perpustakaan TSM sendiri tidak dituntut untuk mahir dalam hal-hal terkait perpustakaan saja. Karena hal tersebut masih bisa diasah seiring berjalannya waktu. Tetapi, yang paling penting adalah niat dan komitmen untuk mau terus belajar hal baru dan pastinya yang tidak kalah penting adalah Attitude. Merupakan fakta umum bahwa sejatinya perpustakaan menawarkan produk jasa, maka Asisten Perpustakaan diharuskan untuk bisa melayani pemustaka dengan baik serta memiliki jiwa sosial yang tinggi untuk membantu seluruh pemustaka dalam mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

Perpustakaan TSM juga secara rutin membuka lowongan untuk para mahasiswa/i TSM di setiap tahunnya. Terkait lowongan ini, para mahasiswa/i TSM diharapkan untuk meng-follow dan rutin mengecek media sosial perpustakaan TSM (@perpustakaan.tsm) agar tidak ketinggalan info! Terakhir, ada salam dari para Asisten Perpustakaan bagi kamu yang belum sempat menjadi bagian dari perpustakaan TSM, “Hai #SahabatPerpusTSM! Yuk gabung jadi salah satu Asisten Perpustakaan TSM! Disini kita tidak hanya membangun relasi dalam hal pekerjaan, tetapi juga membangun hubungan kekeluargaan. Jangan ragu ya untuk daftar, terutama buat kamu para mahasiswa baru :).” Bagaimana? Menyenangkan bukan! Tunggu apa lagi? Pastikan kalian ikut di kesempatan selanjutnya ya!