Berita Populer

Dampak COVID-19 Terhadap Sektor Perbankan

Strategi yang dilakukan oleh sektor perbankan karena adanya dampak dari Covid-19 adalah dengan mengamankan kredit – kredit yang existing. Bagaimana untuk tetap mempertahankan kredit tersebut tetap lancar dan tidak terkena pencadangan utang akibat penunggakan debitur. Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Pandu Adiguna selaku Branch Sales Manager Bank Bukopin pada kegiatan Seminar Daring (online) Sabtu, 25 April 2020. “Karena kalau kondisi lancar walaupun kondisi bank menurun, setidaknya bank masih ada pendapatan,” tambahnya.

Seminar ini dimoderatori oleh Ibu Annisa Kanti yang merupakan Dosen Akuntansi TSM dan dilakukan secara daring (online) kepada mahasiswa/i Trisakti School of Management. Seminar ini membahas bagaimana dan apa yang dilakukan oleh sektor perbankan di tengah pandemi Covid-19. Menurut Bapak Pandu, pinjaman kredit yang sifatnya seasonal dapat dihold terlebih dahulu dan pinjaman yang existing dapat direstrukturusasi, sehingga tidak terjadi kemacetan.

Penyebaran Virus Corona telah membawa tantangan dan risiko baru. Pandemi ini juga mengganggu aktivitas ekonomi di banyak Negara dan telah mendorong pergerakan yang signifikan di beberap sektor keuangan termasuk perbankan. Oleh karena itu, Bapak Pandu tetap mengimbau masyarakat agar tidak panik dan masih dapat mempercayakan dananya di bank. “Walaupun di tengah pandemi ini, banyak Bank masih sangat menjaga likuiditasnya, sehingga masih tetap aman untuk dapat menyimpan uang di Bank.” jelasnya.