Berita Populer

Pilih Mana, Skripsi atau Non Skripsi?

Pilih Mana, Skripsi atau Non Skripsi?

Pasti mahasiswa sudah sering mendengar dari kakak-kakak tingkat mengenai pembuatan skripsi yang ‘katanya’ sulit dan menakutkan. Bikin overthinking, sering begadang, susah makan, dan lainnya. Namun ternyata, tidak semua penyelesaian studi harus diakhiri dengan skripsi, loh! Di Trisakti School of Management, tersedia dua pilihan jalur penyelesaian studi, yaitu jalur skripsi dan jalur non skripsi.

Mending pilih skripsi atau non skripsi, ya? Pertanyaan ini seringkali dilontarkan oleh mahasiswa tingkat akhir sebagai langkah menuju kelulusan. Keputusan ini kembali lagi kepada kemampuan masing-masing mahasiswa. Bagi yang memilih jalur skripsi, mahasiswa harus membuat karya tulis sebagai hasil penelitian yang dilaksanakan untuk memenuhi sebagian persyaratan penyelesaian kurikulum pendidikan program S1 dengan syarat penyusunan skripsi sebagai berikut :

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif dan mengisi mata kuliah skripsi pada KRS semester yang bersangkutan
  2. Telah menyelesaikan Administrasi Keuangan 
  3. Telah menyelesaikan SKS minimal 129 untuk S1 Akuntansi & 131 untuk S1 Manajemen
  4. Telah lulus mata kuliah Seminar Penelitian dan Bahasa Indonesia (minimal C untuk S1 Akuntansi)
  5. Telah lulus mata kuliah Metode Penelitian Konsentrasi atau Seminar Manajemen (minimal C untuk S1 Manajemen)
  6. Telah lulus mata kuliah konsentrasi, 3 MK untuk S1 Manajemen
  7. Jumlah SKS maksimal yang diambil bersamaan dengan skripsi adalah 18 SKS

Untuk jalur non skripsi, mahasiswa harus mengambil dua mata kuliah pengganti skripsi yang terdiri dari Seminar Akuntansi (untuk jurusan S1 Akuntansi) atau Seminar Manajemen (untuk jurusan S1 Manajemen) dan salah satu mata kuliah konsentrasi (di luar konsentrasi yang telah dipilih) sebanyak 1 mata kuliah atau setara dengan minimal 3 SKS. Baik skripsi maupun non skripsi, keduanya tetap harus mengikuti ujian sidang. Untuk jurusan Akuntansi yang memilih jalur skripsi, akan mengikuti ujian sidang skripsi dan komprehensif, sedangkan untuk jalur non skripsi akan mengikuti ujian sidang komprehensif saja. Jurusan Manajemen jalur skripsi akan menjalankan ujian sidang skripsi saja dan ujian sidang non skripsi untuk jalur non skripsi.

Mungkin banyak yang berpikir bahwa jalur skripsi itu lebih ribet atau non skripsi lebih cepat lulus, namun hal tersebut salah. Lama pengerjaan serta cepatnya kelulusan antara kedua jalur tetap sama saja, tidak ada yang lebih cepat maupun mudah, karena seluruh proses pengerjaan dipengaruhi oleh usaha serta kerja keras tiap mahasiswa. Jadi, pertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan, ya! Untuk informasi lebih lengkap, silakan cek buku pedoman akademik masing-masing angkatan, selamat berjuang!

Back to list