Berita Populer

Sering Overthinking? Yuk Pahami Bagaimana Cara Mengatasinya!

Apakah Anda pernah merasa cemas berlebihan terhadap suatu hal? Apa Anda pernah gugup saat akan presentasi sampai tidak bisa tidur? Atau Anda pernah merasa sedih tapi tidak tahu mengapa? Jika semua hal tersebut sedang Anda alami, maka Anda sedang berada di fase stres atau overthinking. Stres dan overthinking menjadi suatu hal yang wajar dalam hidup kita. Namun, jika terlalu sering, justru dapat berdampak buruk pada tubuh dan kesehatan mental. Meskipun begitu, faktanya masih banyak orang yang tidak tahu bagaimana cara menenangkan pikiran dan melepas diri dari overthinking. Oleh karena itu, untuk menanamkan perasaan love myself dan mengatasi masalah overthinking, Trisakti School of Management menyelenggarakan webinar dengan tema “It’s Ok to Not be Ok” yang dibawakan oleh Kurniady Halim, BBA.

Acara webinar dibuka dengan kata sambutan dari Ibu Novia Wijaya, S.E., M.Si. “Semoga acara ini dapat bermanfaat untuk para asisten dan menjadi bekal untuk mahasiswa kedepannya agar dapat lebih mudah dalam mengatasi stres dan overthinking,” kata Ibu Novia.

“Mengapa kalian bisa overthinking?” Ini menjadi pertanyaan pertama yang dilontarkan oleh Kak Kurniady sebelum memasuki materi. Tuntutan pekerjaan, tekanan lingkungan sosial, kecemasan berlebihan, dan terlalu membandingkan diri dengan orang lain menjadi jawaban beberapa mahasiswa. Tak hanya membuang waktu, overthinking juga bisa menguras energi hingga membuat kita terjebak dalam anxiety atau gangguan kecemasan.

Di saat kita stres, tubuh dan pikiran kita akan ‘digulung’ oleh emosi, sehingga tindakan dan pikiran sulit berjalan rasional. Langkah mengatasi hal ini adalah dengan cara latihan dengan tujuan untuk mengenali bentuk negatif, berhenti dikuasai oleh stres, mengakhiri overthinking dan penilaian terhadap diri sendiri dan orang lain. Kak Kurniady juga mengajak para peserta secara bersama-sama bermeditasi dan melakukan check-in dengan memperhatikan tubuh, pikiran dan perasaan. Mengikuti instruksi dari Kak Kurniady, para mahasiswa melakukan tarik napas mendalam agar oksigen masuk lebih banyak dan memberi kesempatan kepada CO2 untuk stay di tubuh lebih lama. Latihan ini bertujuan untuk membuat hati, batin dan pikiran menjadi lebih tenang.

Kak Kurniady juga mengatakan bahwa ketika sedang dilanda cemas yang berlebihan, kalian juga dapat melakukan teknik butterfly hug sambil menepuk pelan punggung kalian sendiri seraya berkata “I’m okay and everything will be fine.” Setelah mempraktikkan butterfly hug, beberapa mahasiswa mengatakan bahwa timbul perasaan sedih dan terharu. Butterfly hug ini membuat seseorang jadi lebih bisa menghargai dirinya sendiri. Ada juga yang berkata bahwa teknik ini membuat pikiran menjadi tenang dan tubuh lebih rileks.

Orang yang mengalami stres juga seringkali tidak bisa tidur dengan nyenyak. Karena itu, Kak Kurniady membagikan tips tidur nyenyak dengan cara praktik 478, yaitu tarik napas 4 detik, tahan napas 7 detik dan buang napas 8 detik. Praktik ini sangat efektif agar pikiran menjadi lebih tenang sebelum tidur.

Setelah pemaparan materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. “Kenapa ya ada orang yang tidak enjoy dengan pekerjaannya?”, tanya Leititya, salah satu peserta seminar. “Mereka tidak enjoy dalam melakukan pekerjaannya karena mereka sedang menjalankan skenario orang lain dan karena kita melihat pekerjaan itu sebagai sebuah job. Tapi kalau kita memandang pekerjaan sebagai sebuah karir yang dapat menunjang keterampilan kita di masa depan, maka kita sedang membangun skenario hidup kita sendiri,” kata Kak Kurniady.

Acara seminar berjalan dengan lancar dan interaktif yang terlihat dari banyaknya peserta yang menjawab pertanyaan pembicara melalui kolom chat. Mulai dari sekarang, fokus dan kejar impian kalian, kendalikan diri dengan baik dan jangan biarkan omongan orang lain membuat kalian overthinking. Berpikirlah sewajarnya dan lakukan apa yang bisa kalian kontrol, karena ada saatnya kalian hanya perlu berusaha sebaik mungkin dan sisanya serahkan kepada Tuhan. Semoga webinar kali ini dapat bermanfaat untuk mengatasi kecemasan kalian, ya! Sampai jumpa lagi di webinar berikutnya!