Berita Populer

Siapapun Bisa Jadi Juara

Lagi dan lagi, mahasiswa TSM terus membawakan kabar gembira di tengah suntuknya suasana pandemi Covid-19. Kali ini, kabar gembira tersebut datang dari kalangan junior, alias mahasiswa angkatan 2020. Dengan segala kegigihannya, mereka berhasil memperebutkan juara ke empat dalam NBCC (National Business Case Competition) yang dilaksanakan oleh Binus University. Pada kompetisi tersebut, mahasiswa TSM bertarung melawan 44 tim lainnya yang berasal dari berbagai universitas ternama, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia, dan universitas senior lainnya.

Timeline dari perlombaan ini terbilang cukup panjang, pasalnya pendaftaran sudah dimulai sejak bulan Januari lalu, dan penutupan lomba baru berakhir di bulan April ini. Perlombaan yang diadakan secara online tersebut, diawali dengan tahap pengumpulan proposal sesuai dengan kasus yang telah diberikan dan kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan video presentasi. “Kasus yang diberikan terkait dengan pengembangan resto Shabu Hachi di masa pandemi. Kami menginovasikan suatu ide terkait pembuatan vending machine Shabu Hachi dalam menyediakan makanan siap saji dalam mesin tersebut,” jelas Cindy Dewi Hermawan, selaku anggota tim. Tim yang dikerahkan dalam perlombaan ini, adalah tim IMA (Indonesia Marketing Association) TSM, yakni Via Agustina, Deby Claudia, dan Cindy Dewi Hermawan.

Untuk mencapai titik kejuaraan, tentu banyak sekali pengorbanan yang dilakukan. Tim IMA TSM juga menceritakan rangkaian persiapannya sebelum menghadapi lomba. “Setelah memperoleh case yang harus dipecahkan, biasanya semua anggota membaca secara mandiri terlebih dahulu, dan setelah mengetahui garis besarnya baru melakukan brainstorming bersama dengan menganalisis permasalahannya, lalu mulai membuat solusi dari kasus tersebut,” ujar ketiga srikandi tersebut dengan kompak. Selain itu, mereka juga mengaku sangat bersyukur karena dapat memperoleh juara ke-4 dalam perlombaan ini dan mampu menambah pengalaman lebih selama masa perkuliahan. Sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian ini, mereka berhak memperoleh link voucher gratis yang dapat digunakan untuk menambah ilmu dari panitia penyelenggara.

Melalui pengalaman indah ini, kita dapat memetik bahwa siapapun bisa menjadi juara, tidak peduli seberapa muda mereka. Selama ada usaha, serta ketekunan dalam meraihnya, tentu tidak ada yang mustahil. Sekali lagi, selamat untuk Tim IMA TSM, kalian memang layak untuk mendapatkannya, dan tetap semangat untuk meraih kejuaraan lainnya!