Peresmian Gedung Trisakti School of Management Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2020 menjadi suatu momentum bersejarah bagi kampus Trisakti School of Management. Di hari yang berbahagia tersebut, telah terlaksana peresmian Nama Gedung Trisakti School of Management Bekasi dan peresmian Prasasti “Karawang-Bekasi”, karya Chairil Anwar.

Gedung Harry Tjan Silalahi dan Gedung Mulyatno Sindhudarmoko adalah dua nama yang disematkan untuk nama Gedung Trisakti School of Management Bekasi. Prasasti megah Karawang-Bekasi karya Chairil Anwar secara simbolis ditandatangani langsung oleh Bapak Harry Tjan Silalahi selaku Dewan Pembina Yayasan Trisakti dan juga disaksikan oleh Ibu Rini Besari anak dari Alm. Mulyatno Sindhudarmoko.

Acara yang berlangsung secara khidmat dan penuh makna ini merupakan salah satu rangkaian acara dari Dies Natalis TSM yang ke-64. Tamu yang turut hadir meresmikan, yaitu Mayjen TNI (pur) Dr. Bimo Prakoso, MPA, M.Sc., selaku ketua Yayasan Trisakti, Pimpinan Trisakti School of Management yang terdiri dari Bapak Arya Pradipta, S.E., Ak., M.E., CA., selaku Ketua, Bapak Irwanto Handojo, S.E., M.Si., selaku Wakil Ketua I, Ibu Stella, S.E., M.M., selaku Wakil Ketua II, dan Bapak Wibisono Soediono, S.E., M.B.A, selaku Wakil ketua III. Selain itu, hadir pula Pimpinan Sekolah Tinggi lainnya serta Panitia Dies Natalis juga selaku tim pelaksana acara peresmian ini. Acara berlangsung secara tertib dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19.

Semoga dengan diresmikannya Gedung Trisakti School of Management Bekasi, dapat memberikan kemajuan serta kejayaan bagi kampus bertradisi juara ini. Maju dan jaya selalu TSM!

Transaksi Membawa Prestasi

Memasuki awal bulan Oktober, tim Galeri Investasi kembali meraih prestasinya dalam sebuah kompetisi trading. Tak tanggung – tanggung, dalam kompetisi ini tim Galeri Investasi berhasil merebut 2 juara sekaligus dan mengungguli 12 tim lainnya. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh HMJ Faculty of Economics and Business Atma Jaya University dalam sebuah acara bernama Edition 2020 yang diselenggarakan secara online. Perlombaan berlangsung selama 4 hari dimulai sejak 6 Oktober 2020 dan berakhir pada tanggal 9 Oktober 2020. Selama durasi waktu tersebut, peserta berlomba-lomba melakukan transaksi saham yang berada di Bursa Efek dengan menggunakan aplikasi RHB Sekuritas. Transaksi saham yang dilakukan bertujuan untuk memperoleh capital gain setinggi-tingginya, dimana aspek tersebut dijadikan sebagai penilaian utama dalam kompetisi ini. Oleh karena itu, peserta harus mampu menggunakan pengetahuan serta kemampuan analisa yang dimilikinya dengan baik agar dapat memperoleh capital gain tertinggi pada hari terakhir perlombaan.

Tim Galvest TSM yang ikut berpartisipasi berjumlah 2 tim, dimana setiap timnya terdiri atas 2 mahasiswa yang berasal dari jurusan berbeda. Tim pertama terdiri atas Dimaz Ichsan Wicaksono dari jurusan Akuntansi dan Angie Khalisya dari jurusan Manajemen, sedangkan tim kedua terdiri atas Surya Syafelo dari jurusan Akuntansi dan Wildan Naraputra dari jurusan Akuntansi. Sebelum berpacu dalam lomba yang sengit ini, kedua tim TSM ini telah mempersiapkan dirinya semaksimal mungkin untuk memperoleh hasil terbaik, salah satunya dengan membaca berita mengenai kondisi pasar saat ini. Seperti perkataan seorang pepatah yang mengatakan bahwa, “usaha tidak pernah mengkhianati hasil”, kedua tim tersebut berhasil membuktikannya dengan memenangkan 2 juara yaitu, juara 2 dan juara 3 dari jerih payah yang telah mereka berikan.

“Rasa syukur campur bahagia karena diberikan kesempatan untuk memenangkan lomba serta dapat mewakilkan TSM sebagai kampus juara,” ujar Dimaz Ichsan Wicaksono selaku pemenang juara 2 tim Galvest TSM. Selain membagikan rasa syukur dan bahagianya, Dimaz juga menceritakan pengalamannya dalam mengikuti lomba ini. Ia mengatakan bahwa selama perlombaan berlangsung peserta harus menjaga emosi dan tidak boleh terlalu serakah ataupun stress jika melihat portofolio yang merah.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap para pemenang lomba, tim Galvest TSM berhak memperoleh hadiah berupa uang tunai dengan nominal tertentu serta piala atau trophy yang diberikan oleh panitia penyelenggara.

Prestasi yang luar biasa, sekali lagi, kami ucapkan selamat untuk para pemenang dan jangan berhenti berusaha untuk meraih prestasi lainnya!

Take risks: If you win, you’ll be happy. If you lose, you’ll be wise – Quotes

Memborong Prestasi di Tengah Pandemi

Tanpa kenal jenuh, TSM masih terus membuktikan semangatnya dalam berkompetisi di tengah pandemi ini. Terbukti dengan 3 kejuaraan yang diborong tim TSM pada kompetisi Brawijaya Accounting Fair 2020 beberapa waktu lalu. Tiga tim yang menjuarai lomba kali ini meliputi Tim TSM 1 yang meraih juara 1, dengan beranggotakan Imanuel Harley, Cristi, dan Denia Laura Naziffah. Kemudian Tim TSM 2 yang meraih juara 2, dengan beranggotakan Paskalis Nandito, Valentinus Guntur, dan Lusia Tania, serta Tim TSM 3 yang meraih juara 3, dengan beranggotakan Alvin, Sella Erlina, dan Stefani Darmawan.

Lomba Brawijaya Accounting Fair 2020 ini terdiri dari babak penyisihan yang dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2020, dimana dalam babak penyisihan ini, masing-masing anggota tim mengerjakan soal secara individu. Kemudian dilanjutkan dengan babak semi-final dan seminar mengenai “Akuntan Tangguh Menuju Society 5.0 Pasca Era Kenormalan Baru” yang dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2020. Dalam babak semi-final, peserta mengerjakan soal essay dan teka teki silang dalam tim. Puncak dari lomba ini terletak pada babak final dan awarding night pada tanggal 18 Oktober 2020, dimana dalam babak final, peserta diminta untuk melakukan presentasi kasus audit.

Dalam lomba kali ini, TSM berhasil mengungguli 14 universitas lain yang ikut berpartisipasi, diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Airlangga, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Sanata Dharma, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Jogjakarta, Universitas Atma Jaya, Universitas Padjajaran, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Hasanuddin, Universitas Lambung Mangkurat, Politeknik Negeri Semarang, STIE Perbanas.

 “Persiapan untuk lombanya ya belajar sungguh – sungguh dan berdoa”, kata Imanuel Harley, salah satu peserta tim TSM 1. Sebagai bentuk penghargaan atas kejuaraannya, 3 tim TSM mendapatkan uang tunai dan sertifikat dari pihak penyelenggara. Semoga tim TSM dapat terus mengharumkan nama baik TSM dan mempertahankan semangatnya untuk menuai prestasi lainnya!

 

Always do your best. What you plant now, you will harvest later – Quotes

Luncurkan Strategi, Siap Hadapi Masa Transisi Pandemi

Saat ini semua bisnis sedang dihadapkan oleh sebuah tantangan besar, dimana mereka harus mampu bertahan dalam situasi transisi pandemi yang sangat menegangkan. Ketatnya persaingan dalam dunia bisnis, mengharuskan setiap pelaku bisnis untuk berlomba agar dapat mempertahankan eksistensinya dalam situasi ini. Sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi tersebut, IMA (Indonesian Marketing Association) Sub Chapter TSM mengadakan seminar online melalui Microsoft Teams yang dikhususkan untuk mahasiswa Trisakti School of Management.  Seminar yang diadakan beberapa waktu lalu ini, mengangkat tema seputar “Knowing Consumer Psychology During Pandemic Transition”. Melalui tema tersebut, mahasiswa akan memperoleh pemahaman mendalam untuk beradaptasi dengan kondisi yang sedang dihadapi saat ini, serta membangun mindset mahasiswa supaya dapat menjadi seorang entrepreneur di usia muda. Mahasiswa yang berpartisipasi terdiri atas 220 mahasiswa aktif yang berasal dari berbagai angkatan serta jurusan berbeda. Selain memperoleh berbagai pemahaman baru, mahasiswa yang berpartisipasi juga akan memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi keikutsertaan pada kegiatan seminar ini.

Untuk membuat seminar ini semakin efektif, panitia merancang seminar tersebut menjadi sebuah talkshow, sehingga mahasiswa dapat langsung berinteraksi secara aktif dengan pembicara. Pembicara dalam seminar ini tidak lain adalah Kak Sandra Salim yang merupakan Co-Founder serta COO dari Tutor Aja. Beliau menjelaskan tentang bagaimana cara suatu bisnis dapat beradaptasi dengan perubahan kondisi, serta mampu menyesuaikan segmentasi pasar yang berbeda-beda dengan penyebaran produk yang sama. Beliau juga menekankan strategi terpenting yang harus dimiliki oleh suatu bisnis untuk dapat bertahan dalam situasi ini. Dalam istilah pemasaran, strategi ini dikenal dengan sebutan keunggulan kompetitif (Competitive Advantage) yang merupakan nilai plus atau nilai unggul dari produk dalam suatu bisnis. Strategi inilah yang nantinya akan membedakan antara bisnis kita dengan bisnis lainnya, sehingga mampu menarik konsumen lebih banyak daripada pesaing. “Pahami masalah yang ingin diatasi, temukan target audience yang related dan memberikan solusi atas masalah tersebut,” pesan kak Sandra Salim kepada mahasiswa untuk merealisasikan keunggulan kompetitif dari suatu bisnis.

Seminar ini memberi banyak sekali manfaat kepada mahasiswa, salah satunya yang dirasakan oleh Yunius selaku mahasiswa dari jurusan Manajemen. “Melalui seminar ini, saya menjadi termotivasi untuk untuk tidak menunda-nunda tugas ataupun pekerjaan, karena semua harus terorganisir secara

Mahasiswa TSM Kembali Tuai Prestasi dari Rumah

Lagi dan lagi! Tim TSM kembali meluncurkan aksinya dalam “ASA Festival 2020” yang diselenggarakan oleh Universitas Prasetiya Mulya beberapa waktu lalu. Event ini sendiri merupakan sebuah kompetisi Akuntansi (Accounting Competition) dimana sistem lombanya dilakukan secara online melalui platform Zoom. Mekanisme perlombaan ini terbilang cukup panjang karena, setiap peserta harus melewati beberapa tahap yang telah disediakan oleh panitia. Dalam babak penyisihan, peserta diberikan soal esai dan pilihan ganda yang harus diisi dengan benar. Hal yang menjadi keunikan dalam kompetisi ini terletak pada babak semi finalnya, dimana mereka menggunakan sistem games yaitu escape room secara online. Di babak ini, peserta diharuskan untuk terlebih dahulu berhasil keluar dari permainan tersebut dan kemudian akan diberikan soal yang untuk dipecahkan. Babak final atau tahap terakhir dari kompetisi ini adalah melakukan presentasi kasus.

Secara keseluruhan, kompetisi ini melibatkan sekitar 20 tim dari berbagai universitas berbeda. Setelah melalui pertarungan yang cukup sengit, akhirnya tim TSM berhasil memperoleh juara 2 dalam kompetisi tersebut. Mahasiswa yang berpartisipasi dalam kompetisi adalah Alfredo Arinda Pratama, Dahlia Gunawan, dan Nina dari angkatan 2017.

“Secara pribadi, lomba ini sangat seru ditambah dengan panitia serta jurinya yang sangat ramah dan terbuka,” ujar Alfredo Arinda Pratama ketika diwawancarai tentang pengalaman yang diperoleh melalui kompetisi tersebut. Selain itu, dalam wawancara ini, ia juga menceritakan perasaan bahagia serta rasa syukurnya karena diberi kesempatan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk memenangkan lomba kembali.

Sekali lagi, selamat kepada tim TSM karena telah berhasil memperoleh kemenangannya! Tetap semangat dan terus berjuang demi memperoleh hasil yang terbaik!

It always seems impossible until it’s done – Quotes

Mahasiswa TSM Tersertifikasi SAP

Trisakti School of Management bekerja sama dengan SAP Edugate menyediakan program unggulan yang diperuntukkan untuk jenjang institusi pendidikan menggunakan perangkat lunak SAP ERP TERBAIK TINGKAT DUNIA yang digunakan lebih dari 400 perusahaan di Indonesia dan 80.000 perusahaan di dunia.

Beberapa perusahaan sudah menjadikan sertifikasi SAP sebagai syarat penerimaan karyawannya. TSM menjadi university partner SAP dan memasukkan beberapa modul SAP ke dalam kurikulum, sehingga secara menyeluruh mahasiswa Akuntansi TSM dapat tersertifikasi SAP.
Dengan demikian, seluruh mahasiswa TSM dapat mengambil sertifikasi SAP di LPAM ketika sudah menyelesaikan mata kuliah SAP.

Berbekal dengan sertifikasi SAP, mahasiswa dan para lulusan TSM memiliki nilai tambah dalam mencari pekerjaan dan dapat dipraktekkan dalam dunia kerja.

Menghadapi Perkembangan Ekonomi yang Dinamis? Siapa Takut!

Sebagai seorang investor muda tentunya kita harus bersikap sigap terhadap setiap kemungkinan yang akan terjadi di masa depan, terutama dalam menghadapi perkembangan ekonomi yang selalu bergerak secara dinamis. Dalam rangka memberikan wawasan serta pengalaman tak terlupakan bagi seluruh mahasiswa se-Indonesia, Galeri Investasi (GALVEST) TSM menyelenggarakan program kerja unggulannya yang dikenal dengan sebutan NIF atau “National Investment Fair 2020”. NIF sendiri merupakan acara rutin yang diselenggarakan 2 tahun sekali dan memiliki rangkaian acara yang sangat seru dan menarik. Berbeda dengan 2 tahun sebelumnya dimana NIF dilaksanakan secara tatap muka (offline), khusus tahun ini NIF dilaksanakan secara online melalui platform Zoom selama dua hari terhitung sejak 28 Agustus 2020 dan mengangkat tema “Guide to Facing A Thriving Economic Future”. Partisipan dalam program kerja ini mencakup mahasiswa dari seluruh Indonesia termasuk mahasiswa TSM sendiri.

Acara dibuka dengan berbagai sambutan-sambutan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi seminar oleh 2 narasumber ternama yaitu, Marco Poetra Kawet sebagai Head of IDX (Jakarta Representative) dan Gema Goeyardi sebagai CEO & Founder of Astronacci International. Narasumber pertama (Marco Poetra Kawet) membawakan materi tentang Rise Up in The Middle of Crissis. Dalam pemaparan materinya, beliau mengemukakan prinsip dalam investasi dimana sebagai investor muda sebaiknya melakukan diversifikasi investasi atau pemecahan, seperti melakukan investasi dalam bentuk saham dan juga berinvestasi dalam bentuk obligasi. “Seorang investor yang hebat bukanlah dilihat ketika saham mereka sedang naik, melainkan terlihat saat mereka mampu bertahan dalam situasi dimana saham tersebut sedang turun,” ujar pak Marco Poetra Gawet sebagai bentuk motivasi kepada seluruh investor muda.

Narasumber kedua (Gema Goeyardi) memaparkan materi mengenai How to Deal with Current Capital Market in Pandemic Era. Pak Gema Goeyardi menjabarkan penemuannya tentang metode astronacci yang menggabungkan astrologi keuangan (Financial Astrology) dan fibbonacci untuk menemukan tanggal pengembalian di masa mendatang. “Dalam pandemi seperti ini, seorang investor tidak boleh panik terhadap kondisi sahamnya, namun harus memiliki mindset yang benar serta melakukan Re-analyze stocks dengan mempertimbangkan pembelian pada harga saham yang relatif murah”, ujar pak Gema Goeyardi dalam memberikan motivasi kepada investor muda.

Untuk melengkapi serangkaian acara NIF, panitia juga menyelenggarakan lomba andalannya yaitu stock analysis atau stockcase. Lomba tersebut diikuti sebanyak 33 tim dari berbagai universitas seluruh Indonesia yang kemudian akan diseleksi lagi untuk menemukan 10 tim terbaik. Babak final (final round) lomba ini diselenggarakan pada hari kedua acara NIF yaitu tanggal 30 Agustus 2020 melalui platform Zoom.

Sebagai bentuk apresisasi kepada seluruh partisipan, panitia menyiapkan doorprize untuk 20 orang pemenang yang akan diundi secara acak dan akan didistribusikan setelah acara berakhir.

Semoga dengan diadakannya “National Investment Fair 2020”, mahasiswa dapat lebih menyadari pentingnya berinvestasi dan mulai menentukan pilihannya untuk berinvestasi di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Rule no. 1: Never lose money. Rule No. 2: Never forget rule no. 1
-Warren Buffett-

Career Challenge & Opportunity in Banking Industry

Industri perbankan merupakan salah satu tujuan dari sebagian besar lulusan ketika mencari pekerjaan setelah menyandang gelar sarjana. Hal ini pun menjadi sebuah kesempatan bagi Trisakti School of Management untuk mengadakan Alumni Talk bersama dengan Bank BCA. Perusahaan perbankan yang berdiri sejak tahun 1957 ini memiliki banyak sekali peluang dan penawaran jenjang karir pekerjaan yang menjanjikan terutama untuk para Fresh Graduate. Lalu apa saja peluang dan bagaimana kesejahteraan di BCA tersebut?

               Bank BCA sangat tepat dijadikan pilihan berkarir dan belajar tentang dunia pekerjaan di industri perbankan setelah lulus dari dunia perkuliahan. Hal tersebut dijelaskan oleh narasumber webinar pada saat itu yang merupakan alumni dari Trisakti School of Management lulusan angkatan 2015, yaitu Kak Diana. Menurutnya, ketika bekerja sebagai Relationship Officer di Bank BCA, ia mendapatkan banyak sekali pengalaman berharga dalam tahun pertamanya bekerja di industri perbankan. Ia juga dapat belajar berbagai macam hal bukan hanya dari Bank BCA tersebut tetapi juga dapat belajar dari calon nasabah ataupun nasabah yang bertemu dengannya. Beberapa diantaranya memiliki bisnis di ekspor/impor, kimia, agen distributor, dan lain-lain.

                “Saya tumbuh bersama BCA” adalah kalimat yang menggambarkan ketika Kak Diana mengambil peluang-peluang dalam karirnya dengan selalu menganggap setiap kesalahan adalah hal yang wajar dan tidak perlu untuk terlalu di permasalahkan. Karena menurutnya, dengan begitu kita akan belajar bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dengan benar dan baik. Di akhir acara, Bank BCA mengadakan Exclusive Recruitment yang dikhususkan hanya untuk mahasiswa semester akhir Trisakti School of Management. Posisi yang di tawarkan adalah Relationship Officer Bank BCA. Tentunya merupakan kesempatan yang berharga di tengah pandemi ini bahwa pihak BCA bersedia untuk mengisi acara Alumni Talk ini. Semoga dengan kegiatan ini membuat semakin banyak mahasiswa/i Trisakti School of Management yang dapat ikut mengambil peluang untuk memajukan industri di dunia perbankan.

Keseruan Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB) 2020

Dalam rangka mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, Trisakti School of Management (TSM) menyelenggarakan kegiatan PK2MB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) 2020 secara daring. PK2MB tahun ini diselenggarakan secara online melalui platform Zoom yang terbagi menjadi room Akuntansi dan Manajemen. Tema yang di angkat pada PK2MB 2020 yaitu “Together for A Brighter Future” yang dilaksanakan selama 2 hari terhitung sejak 18 Agustus 2020 dan diikuti oleh hampir seribu mahasiswa baru dari kampus Jakarta dan Bekasi.

Rangkaian acara tersebut tergolong cukup padat tetapi tetap memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa/i baru. TSM juga mengundang alumni untuk membagikan kisahnya selama masa perkuliahan, sehingga dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa/i baru. “Meraih IPK yang tinggi memang penting tetapi kita juga harus memiliki sesuatu yang dapat membedakan diri kita dengan lulusan lainnya dalam dunia kerja,” ujar Julia Angelsen sebagai narasumber perwakilan alumni dari jurusan Akuntansi.

Selain itu, proses bimbingan akademik juga tetap dilakukan baik oleh jurusan Akuntansi maupun jurusan Manajemen. Hal tersebut bertujuan untuk memperlengkapi para mahasiswa baru informasi mengenai sistem perkuliahan yang dilakukan di TSM.

Walaupun penyelenggaraannya secara online, hal tersebut tidak mengurangi antusias mahasiswa baru dalam mengikuti PK2MB ini. Bentuk antusias tersebut ditunjukan dari kreativitasnya dalam mengerjakan tugas individu ataupun kelompok. Selain itu, di hari kedua PK2MB panitia mengadakan games kelompok secara live melalui aplikasi Quizizz. Sebagai bentuk apresiasi, panitia telah menyediakan total hadiah sebesar 10 juta rupiah untuk para pemenang games maupun tugas terbaik individu ataupun kelompok serta memberikan parsel persembahan Orang Tua Group sebagai sponsor utama dalam PK2MB ini.

“Acara PK2MB ini sangat bagus karena saya memperoleh banyak informasi mengenai perkuliahan dan organisasi kampus. Selain itu, adapula games yang mampu meningkatkan kerjasama antar anggota kelompok,” ujar Gabriela Giselin selaku mahasiswa baru dari jurusan Akuntansi. Tidak hanya itu, kegiatan penyematan jaket almamater pun dilakukan secara simbolis oleh ketua TSM, Bapak Arya Pradipta didampingi oleh Kepala Bagian Kemahasiswaan, Bapak Emir Kharismar, yang tentunya tetap mengikuti kaidah protokol kesehatan yang ada.

Sekali lagi diucapkan… Selamat datang untuk mahasiswa baru angkatan 2020, tetap semangat dalam meraih masa depan yang lebih baik…!

With the new day comes new strength and new thoughts ~ Quotes

TSM Di Mata Alumni

Gerald Pramana, S.E
Senior Associate (Deloitte Touche Solutions)
(Alumni TSM lulusan tahun 2017)

Berbagai macam pembekalan dan pemanfaatan kesempatan yang baik adalah langkah pertama bagi kita dalam satu langkah lebih maju ke perusahaan-perusahaan yang besar dan memiliki kredibilitas tinggi. Melalui pembekalan dan berbagai kesempatan yang saya peroleh di kampus TSM, kita sebagai mahasiswa/i memiliki banyak cara agar dapat membuat diri kita layak dan pantas untuk bekerja di perusahaan-perusahaan idaman.

Bukan hanya mengejar gelar S1 saja, tetapi belajar bagaimana Management yang baik, lalu bagaimana caranya agar dapat mengoptimalkan kinerja dalam berbagai kondisi serta kemampuan beradaptasi di lingkungan dan kondisi dunia yang selalu berubah-ubah.

Walaupun di bandingkan dengan teman satu tempat kerja yang mempunyai gelar S2 dari luar negeri, TSM tetap di percaya mempunyai lulusan dengan gelar S1 yang berdaya saing di industri. Maka dari itu, marilah kita semangat terus dalam menjalani masa pendidikan di TSM sebaik mungkin agar kelar tidak hanya lulus dengan gelar S1 tetapi juga dapat mengharumkan almameter Trisakti School Of Management di perusahaan-perusahaan yang kompetitif.