TSM Memberikan Bantuan Keringanan Keuangan Kepada Mahasiswa Sejumlah Rp 5,8 Miliar Lebih

Seperti yang telah kita ketahui bersama, saat ini sekitar 209 negara di dunia sedang menghadapi pandemik Covid-19 yang berdampak luas pada semua sektor, termasuk sektor pendidikan.

Upaya untuk memprioritaskan kesehatan dan keselamatan mahasiswa pun telah dilakukan dengan diberlakukannya study from home sejak tanggal 16 Maret 2020. Semua kegiatan perkuliahan, kegiatan kemahasiswaan, pengembangan keilmuan, wawasan mahasiswa, pelayanan akademik, dan non akademik dilakukan secara daring (online).

TSM memahami bahwa pandemik Covid-19 ini juga telah menggerus sendi perekonomian, sehingga TSM terus berupaya untuk membantu para mahasiswa yang terdampak pandemik Covid-19. TSM juga tetap bekerja keras untuk melayani dan memberikan kualitas pendidikan yang terbaik bagi setiap mahasiswa. Dengan rasa senasib dan sepenanggungan, TSM hadir untuk membantu dan mendampingi mahasiswa yang terdampak pandemik Covid-19.

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Trisakti School of Management nomor 061/KPTS/STIE/VII/2020 tentang Kebijakan Keuangan Mahasiswa/i Pada Masa Pandemik Covid-19, maka diputuskan bantuan keringanan biaya kuliah sebagai berikut:

  1. Peniadaan BPP Pokok Semester Antara Genap 2019/2020 sebesar Rp 1.500.000,- untuk 2.258 mahasiswa.
  2. Program pendampingan melalui pengajuan dari mahasiswa/i yang menghadapi kendala finansial akibat dampak Covid-19.
  3. Pengurangan Biaya Seminar sebesar 16,67% menjadi Rp 50.000,-
  4. Pengurangan Biaya Ujian Komprehensif sebesar 20% menjadi Rp 100.000,-
  5. Pengurangan Biaya Ujian Skripsi sebesar 16,67% menjadi Rp 1.000.000,-
  6. Peniadaan Biaya Buku Pedoman Penyusunan Skripsi sebesar Rp 100.000,-
  7. Pengurangan BPP Pokok, Biaya Kesehatan, dan Dana Kegiatan Mahasiswa (DKM) untuk seluruh mahasiswa aktif Semester Ganjil 2020/2021 (tidak termasuk mahasiswa baru 2020/2021) dengan total nilai sebesar Rp 650.000,-

Diharapkan bahwa seluruh mahasiswa/i dapat terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan serta bergotong royong membantu mahasiswa lain yang membutuhkan, ucap pak Arya Pradipta selaku Ketua TSM. Mahasiswa/i juga diminta untuk tetap menjaga semangat belajar dari rumah, mengurangi atau bahkan menghindari kegiatan di luar rumah yang tidak diperlukan, dan tetap mematuhi protokol kesehatan dimana pun berada, tambahnya.

Kindness is a language which the deaf can hear and the blind can see – Quotes

Prestasi Internasional Kembali Diraih oleh Tim TSM

Tim Sixpact TSM berhasil mencetak sejarah baru setelah dinobatkan sebagai “Regional Grand Champion” dalam kompetisi ICAEW China & South-East Asia Virtual Business Challenge 2020. Dalam memperebutkan posisi tersebut, tim TSM bersaing melawan 11 tim elite yang berasal dari 6 Negara Asia seperti, China, Malaysia, Singapura, Vietnam, Myanmar dan juga Indonesia. Kunci utama dari kompetisi ini adalah setiap tim diharapkan mampu menunjukkan kemahiran dalam memberikan rekomendasi yang bersifat out of the box dengan mempertimbangkan aspek etis maupun bisnis lainnya untuk memenangkan suara para juri.

Membedah asal usul namanya, tim Sixpact TSM sendiri terdiri dari 6 anggota dengan empat pria dan dua wanita. “Rasa yang bercampur antara terkejut, senang dan puas. Rasanya our efforts have paid of dan grateful banget baik karena pengalamannya, proses, maupun hasilnya,” ujar Rohan mewakili perasaan tim atas kemenangan yang telah dicapai.

“A big congratulations to Team Sixpact from Trisakti School of Management, one of representatives from Indonesia for outperforming 11 other elite teams from the six countries from the region at the Regional Grand Champion of the ICAEW China & South-East Asia Business Challenge 2020. Team Sixpact has proven to be a force to reckon with by surpassing other teams with their out-of-the-box business solutions, responsiveness, excellent communication and presentation skills. A truly well-deserved win!” ucap Ibu Conny Siahaan selaku ICAEW Head of Indonesia.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasinya, tim Sixpact TSM berhak memperoleh hadiah utama berupa jalan-jalan ke London selama 4 hari 3 malam serta membawa pulang piala kejuaraan. Sekali lagi selamat untuk Tim Sixpact yang telah berhasil mengharumkan nama TSM dan Indonesia, tetap semangat dan berjuang…!

 

Nothing is impossible… The word itself says: I’m possible – Quotes

Mahasiswa TSM Salurkan Bantuan Hadapi Pandemi COVID-19

Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi virus Corona (Covid-19) dimana semua merasakan dampak dari pandemi Covid-19 umumnya oleh masyarakat luas, baik itu pengusaha, pegawai, pekerja pabrik, pekerja upah harian, para pengrajin, pedagang kecil, pelaku usaha mikro, dan masih banyak lagi.

Melihat kondisi tersebut, Trisakti School of Management (TSM) melalui unit kegiatan kemahasiswaan dan beberapa komunitas mengadakan kegiatan donasi untuk membantu masyarakat dalam menghadapi wabah ini dengan memberikan bantuan berupa APD, makanan, dan kebutuhan lain seperti handsanitizer ataupun masker yang dibutuhkan oleh masyarakat atau rumah sakit. Kebutuhan tersebut diperoleh dari uang yang telah dikumpulkan dari kegiatan donasi yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI), Galeri Investasi (Galvest), dan The Chill Comunity.

Hasil kegiatan donasi yang dilakukan oleh Galeri Investasi (Galvest) TSM akan disampaikan secara transparan di instagram @galvest_tsm. Donasi ini pun terbuka untuk umum dan tidak memberikan batasan nominalnya. Cara donasinya jika berupa uang tunai bisa disampaikan melalui contact person yang tertera di poster instagram mereka ataupun bisa menghubungi contact person dengan media Whatsapp atau LINE. Jika donasinya berbentuk barang, maka panitia akan menyesuaikan terlebih dahulu dengan tempat tinggal donator agar bisa dihubungkan ke anggota panitia yang rumahnya paling dekat, sehingga pengirimannya akan lebih mudah.

“Kalau target dana terkumpul sih ada. Kami menargetkan tercapai 15 juta kalau lebih ya bersyukur banget. Untuk barang sendiri kami tidak memasang target sih, kami menyesuaikan dana yang terkumpul aja. Dan sekarang kami juga terus melakukan seleksi supplier yang dapat dipercaya dengan harga yang paling terjangkau gitu.” tambah Vera.

 

 

Sedangkan kegiatan donasi yang dilakukan oleh UKKI dalam rangka melawan Covid-19 dengan membelikan APD untuk tenaga medis. “Uang hasil donasinya kita serahkan ke Sekolah Relawan selaku wadah untuk menyalurkan donasi tersebut.” ucap ketua UKKI, Aldi Yansah. Donasi dari UKKI ini juga terbuka untuk umum dan menggunakan sistem transfer ke rekening Contact Person yang ada di poster instagram UKKI. Penggalangan dana oleh UKKI ini dimulai dari tgl 23 Maret 2020 sampai 27 Maret 2020. “Alhamdulillah, setelah kemarin UKKI membuka donasi untuk membantu para tenaga kesehatan yang menangani covid-19, donasi telah terkumpul sebesar Rp 5.650.000,-” tambahnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Adapun komunitas yang bernama The Chill Community (The Caring, Humanity, Innovation, Love, and Live Community) dibentuk oleh sekelompok mahasiswa TSM. Mereka merupakan mahasiswa/i yang pada awalnya memiliki concern terhadap korban banjir yang terjadi diawal bulan Januari 2020. Hingga akhirnya mereka membentuk sebuah komunitas yang peduli dan memberikan bantuan melalui beberapa aksi positif.

The Chill Community mengadakan galang dana akan digunakan untuk membeli kebutuhan dan didonasikan untuk membantu tenaga medis dalam menangani Covid-19. “Kami melakukan survei dan menyadari bahwa di tiap rumah sakit masih terdapat kekurangan seeprti APD, handsanitizer, dan bahkan beberapa RS ada yang kekurangan bahan makanan. Jadi kami berinisiatif untuk membantu dengan penggalangan dana ini.” ucap salah satu panitia. Dalam waktu seminggu terkumpul dana sebesar Rp 3.670.000 dan hasilnya dibelikan Vitamin, Handsanitizer, Hand Soap, Susu, dan Biskuit.

Para panitia berharap dari kegiatan donasi ini dapat membantu mereka yang terkena dampak Covid-19 serta mendukung para tenaga medis dalam menangani pasien yang terinfeksi Covid-19. Para panitia dari kegiatan donasi ini juga berharap dan berdoa agar semua keadaan bisa kembali normal seperti sedia kala. Besar juga harapan mereka agar banyak pihak – pihak yang dapat tergerak hatinya untuk membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan – kegiatan seperti ini.

Pengumuman Pelaksanaan Pembelajaran & Pencegahan Risiko Dampak Pandemi COVID-19

Mengacu kepada Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada Satuan Pendidikan yang diterbitkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Intruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi COVID-19, serta berkenaan dengan keputusan World Health Organization (WHO) menyatakan  status Virus Corona (Covid-19) menjadi pandemi, maka Pimpinan Trisakti School of Management menetapkan langkah-langkah lebih lanjut untuk mencegah penyebaran virus dan mengantisipasi kemungkinan yang terjadi, sebagai berikut…

Protokol Penanganan COVID-19 Oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan

Sehubungan dengan wabah COVID-19 serta adanya protokol penanganan COVID-19 dari Dinas Pendidikan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, berikut disampaikan protokol penanganan COVID-19 untuk seluruh Sivitas Akademika Trisakti School of Management.

Berikut untuk surat pengumumannya

Imbauan Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Mempertimbangkan wabah COVID- 19 (Corona Virus) yang semakin merebak dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka kami menghimbau civitas academica TSM untuk :

  1. Menghindari perjalanan ke luar negeri untuk keperluan yang dapat ditunda/dihindari, terutama pada negara-negara yang terdapat COVID-19.
  2. Bagi yang baru saja melakukan perjalanan ke luar negeri (terutama China, Korea, Jepang, Singapura, Australia, Malaysia, Vietnam, Thailand, India, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa), harap membatasi interaksi diri dengan civitas academica TSM dan juga anggota keluarga lainnya selama 14 hari sejak kepulangan ke Indonesia. Apabila mengalami gejala demam, batuk, pilek dan sesak nafas, mohon untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat dan menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan melalui email ke pr.tsm@stietrisakti.ac.id
  3. Menjaga perilaku hidup sehat dengan lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun, mengonsumsi makanan sehat, dan menggunakan masker apabila berpergian.
  4. Secara aktif melakukan upaya dalam mewaspadai influenza (termasuk COVID-19) di unit kerja masing-masing dengan (1) tidak menyebarkan informasi yang tidak benar dan yang dapat menyebabkan kepanikan ; (2) menyediakan fasilitas mencuci (sabun/hand rub berbasis alkohol) pada tempat-tempat strategis

Demikian himbauan ini kami sampaikan. Mohon kerjasama seluruh civitas academica TSM untuk pelaksanaan pencegahan dan kewaspadaan dini.

Terlampir untuk surat edaran

Surat Edaran 001/SU/STIE/II/2020