Berita Populer

TSM Menyapu Bersih Tahta Kejuaraan

Sungguh mengagumkan, Tim TSM kembali merebut juara dalam “Parahyangan National Accounting Challenge 2020”. Berkat semangat yang luar biasa, tim TSM berhasil menduduki 3 tangga kejuaraan dalam kompetisi tersebut. Menjadi juara dalam kompetisi ini bukanlah perkara yang mudah, karena setiap peserta harus bertarung melawan mahasiswa dari universitas di seluruh Indonesia. Selain itu, peserta juga harus melewati beberapa tahapan sengit yang telah disediakan oleh panitia. Seluruh tahapan tersebut diselenggarakan secara online dengan menggunakan platform zoom, youtube premier serta platform dari PNAC 2020 itu sendiri.

Pada Babak preliminary, seluruh peserta harus menjawab soal teori, hitungan, serta isian singkat secara individu maupun kelompok. Selanjutnya, 12 tim dengan perolehan poin terbanyak akan bertarung kembali dalam babak quarter final. Pada babak ini, peserta diberikan soal hitungan berupa isian panjang yang dikerjakan secara berkelompok. Setelah itu, 6 tim dengan perolehan poin terbanyak berhak mengikuti babak semi-final. Babak ini terbilang unik, karena setiap tim berlomba-lomba untuk melancarkan strateginya agar dapat membuat garis vertikal maupun horizontal dari papan bingo yang telah disusun sebelumnya. Akhirnya, setelah melewati proses panjang, hanya tersisa 3 tim terbaik yang siap memperebutkan posisi teratas. Pada babak penentu tersebut, setiap tim akan mempresentasikan topik yang telah diberikan oleh panitia. Topik ini berkaitan dengan “Dampak Covid-19 terhadap Dunia Akuntansi” yang merupakan keseluruhan tema dari babak tersebut.

Dalam kompetisi kali ini, TSM mengirimkan 3 tim luar biasa dan berhasil menduduki juara 1, 2 serta harapan 2. Juara pertama diraih oleh tim B yang beranggotakan Immanuel Harley, Christi, dan Denia Laura Naziffah. Disusul dengan juara 2 yang diraih oleh Alfredo Arinda, Dahlia Gunawan, dan Nina dari tim C. Sedangkan, juara harapan 2 diraih oleh tim A yang beranggotakan Sella Erlina, Alvin, serta Stefani.

Immanuel Harley sebagai perwakilan lomba membagikan ceritanya seputar persiapan yang dilakukan sebelum lomba. Ia beserta dengan timnya melakukan review materi, menyiapkan mental, serta berdoa agar dapat memberikan yang terbaik dalam lomba tersebut. “Bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari tim lomba TSM selama 2 tahun dan mampu memberikan hadiah terbaik untuk TSM di lomba ini. Selain itu, ada juga pengalaman yang di dapat dalam lomba ini, seperti memperoleh wawasan baru terkait sitasi pandemi Covid-19,” ujar Immanuel Harley.

Sebagai bentuk apresiasi atas keringat maupun jerih payah yang telah ditumpahkan, seluruh pemenang lomba berhak mengantongi uang tunai dengan nominal tertentu.

Sekali lagi, selamat untuk tim TSM yang telah berhasil menguasai panggung kejuaraan, semoga kemenangan yang telah diraih tidak hanya berhenti disini!

 

To be a champion, you don’t need power, you need training – Quotes