Berita Populer

Yuk, Bersyukur Melalui Kegiatan Charity!

Apa yang akan kalian lakukan saat pertama kali melihat orang sekitar yang membutuhkan bantuan? Bersikap peduli atau malah acuh tak acuh? Manusia merupakan makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain dan tanpa sadar, kita pasti pernah merasakan dibantu atau membantu orang lain. Rasanya indah, bukan? Sudah seharusnya kita menanamkan rasa kepedulian sosial dalam diri sendiri, oleh karena itu, Senat Mahasiswa Trisakti School of Management mengadakan kegiatan charity dengan tema “Charity for Humanity” untuk Rumah Belajar Sekolah di Utara.

Pembukaan acara diawali dengan kata sambutan dari perwakilan BAMA, BPM, Ketua Pelaksana, dan Fonda Rumah Belajar. “Acara charity ini pasti memiliki tujuan baik untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya rasa kepedulian sosial, apalagi di masa pandemi seperti ini sangat dibutuhkan sikap peduli antar bangsa. Acara ini juga untuk menjalin silahturahmi agar saling mengenal antar warga kampus dengan anggota rumah belajar. Tentunya kegiatan ini adalah wujud rasa syukur kita bahwa kita masih diberikan kemampuan dan kesempatan untuk memberikan sesuatu kepada sekitar,” ujar Pak Sutrisno.

Rumah belajar ini menjadi tempat dan akses untuk menunjang pendidikan bagi anak-anak yang ingin menimba ilmu. Walaupun fasilitas belajar yang ada dinilai masih minim, namun anak-anak terlihat sangat bersemangat dan antusias dalam menggali ilmu. Hal ini terlihat saat perwakilan dari ZigZag English Club memberikan mereka ilmu bahasa inggris tentang kosakata hewan. “Apa bahasa inggris kucing?”, dan anak-anak dengan ceria langsung berteriak, “Cat !!”

Saat ini, Sekolah di Utara sedang membangun rumah belajar yang lebih layak untuk menampung lebih banyak anak-anak dan meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar. Proses pembangunan masih dalam tahap 30% sehingga membutuhkan lebih banyak bantuan untuk fasilitas lainnya. Karena itulah TSM tergerak untuk membantu dengan melakukan penyerahan donasi agar membangkitkan semangat anak-anak dalam menempuh pendidikan. “Terima kasih kepada Trisakti School of Management, semoga donasi ini bisa bermanfaat untuk menyongsong masa depan anak-anak di rumah belajar,” kata Ibu Nandita selaku Fonda Rumah Belajar Sekolah di Utara.

Jumlah atau nominal bukanlah suatu patokan untuk mengukur standar kepedulian sosial, melainkan hal yang terpenting adalah ketulusan hati serta perhatian, karena kedua hal ini dapat memberikan semangat dan motivasi bagi mereka yang menerimanya. Dari kegiatan ini, kita belajar untuk selalu bersyukur atas hidup yang kita jalani bahkan masih diberi kesempatan untuk membantu sesama. Jadi, sudahkah kalian bersyukur hari ini? Jangan lupa untuk selalu berbuat kebaikan selagi ada waktu, tenaga dan kesempatan, ya! Sampai jumpa lagi di acara sosial berikutnya!