Mahasiswa TSM Salurkan Bantuan Hadapi Pandemi COVID-19

Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi virus Corona (Covid-19) dimana semua merasakan dampak dari pandemi Covid-19 umumnya oleh masyarakat luas, baik itu pengusaha, pegawai, pekerja pabrik, pekerja upah harian, para pengrajin, pedagang kecil, pelaku usaha mikro, dan masih banyak lagi.

Melihat kondisi tersebut, Trisakti School of Management (TSM) melalui unit kegiatan kemahasiswaan dan beberapa komunitas mengadakan kegiatan donasi untuk membantu masyarakat dalam menghadapi wabah ini dengan memberikan bantuan berupa APD, makanan, dan kebutuhan lain seperti handsanitizer ataupun masker yang dibutuhkan oleh masyarakat atau rumah sakit. Kebutuhan tersebut diperoleh dari uang yang telah dikumpulkan dari kegiatan donasi yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI), Galeri Investasi (Galvest), dan The Chill Comunity.

Hasil kegiatan donasi yang dilakukan oleh Galeri Investasi (Galvest) TSM akan disampaikan secara transparan di instagram @galvest_tsm. Donasi ini pun terbuka untuk umum dan tidak memberikan batasan nominalnya. Cara donasinya jika berupa uang tunai bisa disampaikan melalui contact person yang tertera di poster instagram mereka ataupun bisa menghubungi contact person dengan media Whatsapp atau LINE. Jika donasinya berbentuk barang, maka panitia akan menyesuaikan terlebih dahulu dengan tempat tinggal donator agar bisa dihubungkan ke anggota panitia yang rumahnya paling dekat, sehingga pengirimannya akan lebih mudah.

“Kalau target dana terkumpul sih ada. Kami menargetkan tercapai 15 juta kalau lebih ya bersyukur banget. Untuk barang sendiri kami tidak memasang target sih, kami menyesuaikan dana yang terkumpul aja. Dan sekarang kami juga terus melakukan seleksi supplier yang dapat dipercaya dengan harga yang paling terjangkau gitu.” tambah Vera.

 

 

Sedangkan kegiatan donasi yang dilakukan oleh UKKI dalam rangka melawan Covid-19 dengan membelikan APD untuk tenaga medis. “Uang hasil donasinya kita serahkan ke Sekolah Relawan selaku wadah untuk menyalurkan donasi tersebut.” ucap ketua UKKI, Aldi Yansah. Donasi dari UKKI ini juga terbuka untuk umum dan menggunakan sistem transfer ke rekening Contact Person yang ada di poster instagram UKKI. Penggalangan dana oleh UKKI ini dimulai dari tgl 23 Maret 2020 sampai 27 Maret 2020. “Alhamdulillah, setelah kemarin UKKI membuka donasi untuk membantu para tenaga kesehatan yang menangani covid-19, donasi telah terkumpul sebesar Rp 5.650.000,-” tambahnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Adapun komunitas yang bernama The Chill Community (The Caring, Humanity, Innovation, Love, and Live Community) dibentuk oleh sekelompok mahasiswa TSM. Mereka merupakan mahasiswa/i yang pada awalnya memiliki concern terhadap korban banjir yang terjadi diawal bulan Januari 2020. Hingga akhirnya mereka membentuk sebuah komunitas yang peduli dan memberikan bantuan melalui beberapa aksi positif.

The Chill Community mengadakan galang dana akan digunakan untuk membeli kebutuhan dan didonasikan untuk membantu tenaga medis dalam menangani Covid-19. “Kami melakukan survei dan menyadari bahwa di tiap rumah sakit masih terdapat kekurangan seeprti APD, handsanitizer, dan bahkan beberapa RS ada yang kekurangan bahan makanan. Jadi kami berinisiatif untuk membantu dengan penggalangan dana ini.” ucap salah satu panitia. Dalam waktu seminggu terkumpul dana sebesar Rp 3.670.000 dan hasilnya dibelikan Vitamin, Handsanitizer, Hand Soap, Susu, dan Biskuit.

Para panitia berharap dari kegiatan donasi ini dapat membantu mereka yang terkena dampak Covid-19 serta mendukung para tenaga medis dalam menangani pasien yang terinfeksi Covid-19. Para panitia dari kegiatan donasi ini juga berharap dan berdoa agar semua keadaan bisa kembali normal seperti sedia kala. Besar juga harapan mereka agar banyak pihak – pihak yang dapat tergerak hatinya untuk membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan – kegiatan seperti ini.

Perpanjangan Kegiatan Pembelajaran Daring

“TSM Care” Tetap Melayani Di Tengah Wabah Covid-19

Sehubungan dengan arahan dari Pemerintah terkait pencegahan penularan Covid-19, TSM pun telah melaksanakan home learning dan work from home bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Untuk kegiatan lain seperti administrasi Jurusan, administrasi Perkuliahan, Bagian Kemahasiswaan, dan lainnya TSM telah menyediakan beberapa kontak yang dapat dihubungi agar pelayanan administrasi tetap dapat berjalan dengan baik. Untuk kontak yang dapat dihubungi dapat diakses melalui instagram TSM @tsm_trisakti

#staysafe #stayhealthy #dirumahaja

Daftar Penerima Beasiswa Prestasi Semester Genap 2019-2020

Sekapur Sirih Ketua TSM

Lawan Corona, TSM Melakukan Penyemprotan Disinfektan

Untuk menjaga kondisi lingkungan aman dari paparan Virus Corona (Covid-19), TSM lakukan penyemprotan cairan disinfektan di gedung Kampus Jakarta (Minggu, 22 Maret 2020) dan kampus Bekasi (Selasa, 24 Maret 2020). Langkah ini diambil dalam rangka menyikapi pandemi Covid-19, berdasarkan petunjuk dan pedoman yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai pencegahan penyebaran Covid-19 mengingat semakin banyaknya jumlah orang yang terpapar Virus Corona (Covid-19) di wilayah DKI Jakarta.

Penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan pada sarana publik yang rentan terpapar virus, seperti pada gagang pintu, tombol lift, railing tangga yang mudah tersentuh dan menularkan virus tersebut kepada yang menyentuhnya. Beberapa area juga dilakukan penyemprotan seperti di ruang – ruang kelas, ruang dosen, kantor staff/pegawai, area kantin dll.

Antisipasi terhadap penularan virus ini pun sudah dilakukan sebelumnya dengan menempatkan beberapa hand sanitizer di beberapa titik, pengecekan suhu tubuh yang dilakukan di gerbang depan, dan saat ini sudah diberlakukan kegiatan pembelajaran secara online untuk meminimalisir penularan virus tersebut.
Pak Arya Pradipta selaku Pimpinan TSM juga mengajak kepada seluruh dosen, karyawan, mahasiswa untuk tetap menjaga kesehatan, mengerjakan pekerjaan serta belajar dari rumah, dan menghindari kerumunan yang ada. “Mari kita semua sama – sama berjuang untuk melawan virus ini dengan tetap patuh dan taat terhadap arahan dan anjuran yang diberikan oleh Pemerintah saat ini”, jelasnya.

 

Belajar Hidup Sederhana, Mahasiswa TSM Live-In Di Desa Tengalongok

Trisakti School of Management, melalui organisasi Senat Mahasiswa, mengadakan kegiatan Live In pada 13-15 Maret 2020. Kegiatan yang berkonsep menginap di rumah warga dan bersosialisasi dengan warga sekitar yang berada di desa kali ini diadakan di Desa Tengalongok, Kabupaten Pandeglang, Banten dan dilaksanakan sebelum adanya imbauan Pemerintah terkait Physical Distancing. Sebanyak 27 mahasiswa aktif berserta perwakilan dari Senat Mahasiswa (SEMA), Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) dan Bagian Kemahasiswaan (BAMA) ikut serta pada kegiatan yang bertemakan H.O.U.S.E. (Helping Others, Understanding the Situations, Do the Efforts).

Para peserta yang menginap di rumah warga sekitar ikut berbaur dan merasakan kehidupan sehari-hari warga setempat. Para peserta ikut membantu warga sekitar dalam mengerjakan pekerjaan sehari – hari. Bekerja sama dengan puskesmas setempat, TSM mengajak warga setempat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti yang dianjurkan oleh Pemerintah dalam rangka mencegah penularan Covid-19. Pada sesi sosialisasi PHBS tersebut ketua ikatan alumni TSM, Bapak Emir Kharismar, juga turut hadir dan membagikan alat mandi seperti sabun dan shampo kepada warga sekitar.

Selain sosialisasi PHBS, para peserta juga mengajak anak – anak PAUD untuk bermain dan belajar bersama. Sumbangan berupa alat tulis dan sarana prasarana untuk kegiatan belajar mengajar juga diberikan kepada PAUD setempat. Kebersamaan semakin hangat terasa ketika para peserta Live In dan warga setempat duduk bersama untuk menyantap hidangan liwetan. Bapak Emir Kharismar menyampaikan bahwa lewat kegiatan ini mahasiswa dapat merasakan kesederhanaan dan kehangatan dalam kehidupan di desa, bagaimana menjalani kehidupan yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan dan beliau sangat mendukung untuk kegiatan seperti ini terus secara rutin diadakan.

Belajar Dari Start-Up Digital Dan Perusahaan Manufaktur

TSM dikenal memiliki mahasiswa yang unggul dalam bidang akademik. Hal tersebut terbukti dari prestasi yang diraih dalam kompetisi – kompetisi pada bidang Akuntansi dan Manajemen. Namun, TSM tidak hanya mempersiapkan mahasiswa dari segi akademik tetapi juga memberikan pembekalan untuk menghadapi tantangan nyata dalam dunia kerja. Salah satu program yang dilakukan melalui Senat Mahasiswa adalah Company Tour dimana program ini dilaksanakan sebelum adanya imbauan Pemerintah mengenai Home Learning.

12 Maret 2020, sebanyak 100 mahasiswa TSM berkunjung dan belajar dari salah satu start-up yang sedang berkembang pesat yakni Jakarta Smart City dan juga perusahaan manufaktur yang produknya sudah sampai pada seluruh pelosok negeri yaitu, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. yang kita kenal produknya adalah Sari Roti.

Mahasiswa diperhadapkan dengan tantangan nyata yang dihadapi dalam dunia kerja dengan melihat kegiatan – kegiatan dalam kedua perusahaan tersebut. Mahasiswa melihat bagaimana sistem E-government yang dibuat oleh Jakarta Smart City dimana sistem tersebut digunakan oleh pemerintah untuk menanggapi keluhan dan laporan dari masyarakat lewat berbagai platform digital. Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk melihat proses manufaktur pada Sari Roti dan mendapat kesempatan untuk bertanya jawab dengan pihak Sari Roti seputar proses produksi, pengelolaan keuangan, dan penerapan teknik pemasaran.