Penyesuaian Sektor Perpajakan Akibat Covid-19

Setelah hampir 1 tahun Covid-19 melanda tanah air, begitu banyak penyesuaian yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga stabilitas negara, mulai dari penerapan protokol kesehatan sampai berbagai kebijakan relaksasi bagi masyarakat. Hal ini bertujuan agar stabilisasi di berbagai sektor dapat terjaga dengan baik, sehingga bisa berjalan produktif dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Salah satu sektor yang mengalami perubahan ialah bidang perpajakan, dimana aturan mengenai wajib pajak disesuaikan lagi guna memudahkan individu atau badan usaha untuk menjalankan kewajibannya kepada negara di tengah pandemi ini. Untuk memahami penyesuaian tersebut, LPAM TSM mengadakan webinar dengan mengangkat tema “Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Perpajakan di Indonesia” yang dibawakan langsung oleh Bapak Agus Supriyanto, S.E. selaku product & services director of LM Farmasi, serta trainer of  BPSDM IKA UNPAD.

Dalam webinar tersebut, beliau menyampaikan bahwa penyebab pentingnya penyesuaian aturan perpajakan di Indonesia ialah karena sumber pendapatan negara sebesar 83.06% berasal dari penerimaan pajak. Selain itu, salah satu insentif relaksasi dalam bidang perpajakan adalah PPh Final UMKM DTP. “Melalui kebijakan ini, PPh Final UMKM tidak perlu disetor, namun ditanggung langsung oleh pemerintah dan pelaku usaha cukup membuat laporan saja. Selain itu, ada Pembebasan PPh 22 impor diberi fasilitas agar harga beli para pelaku usaha menjadi lebih murah dan mampu menjual dengan harga yang lebih bisa diserap oleh pasar,” jelasnya.

Walaupun dapat menurunkan penerimaan perpajakan, kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong perekonomian negara agar terus bertumbuh secara bertahap. Pertumbuhan ini bertujuan untuk memulihkan pendapatan setiap warga negara yang akhirnya bisa mengembalikan penerimaan perpajakan di masa mendatang.

Acara berlangsung dengan sangat seru dan interaktif, pihak penyelenggara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada narasumber yang sudah menyempatkan waktunya untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa/I TSM. Semoga materi pembelajaran yang diberikan dapat menambah wawasan mahasiswa, serta mampu memberikan manfaat sebanyak-banyaknya melalui aplikasi-aplikasi bidang perpajakan yang nantinya akan meningkatkan kualitas perpajakan di Indonesia.

Berkenalan dengan Kesehatan Mental

Berada di dunia yang fana ini bukanlah suatu perkara mudah bagi setiap orang. Perubahan-perubahan yang silih berganti sering menimbulkan tekanan tersendiri bagi setiap insan dunia. Tak jarang, tekanan tersebut justru berhubungan langsung dengan kondisi kesehatan mental seseorang. Sebagai manusia, sudah sewajarnya kita lebih menyadari kondisi mental yang sedang kita alami. Untuk memperkenalkan kesehatan mental secara mendalam, bidang 3 Senat Mahasiswa mengadakan Mental Health Day yang mengangkat tema “Let’s Start from Now”. Webinar ini dibawakan oleh pembicara yang sudah ahli dalam bidangnya, yaitu Dr. Rayhan Maditra, Kak Sania Leonardo, dan Kak I Made Suri pandhu. Acara di mulai dengan berbagai kata sambutan yang disampaikan oleh Wakil Ketua III Trisakti School of Management, perwakilan anggota dari Badan Perwakilan Mahasiswa, serta ketua penyelenggara.

Sebagai permulaan materi, Dr. Rayhan Maditra menyampaikan secara singkat tentang makna sebenarnya dari kesehatan jiwa. “Sehat jiwa menjelaskan tentang kemampuan kita untuk memahami stressor di sekitar kita dan bagaimana kita bisa bekerja secara produktif, serta memberikan kontribusi ke komunitas kita,” jelasnya. Selain itu, beliau juga mengajak seluruh partisipan untuk berdialog dengan diri sendiri sambil merenungkan kondisi kesehatan mental saat ini. Pada kesempatan tersebut, Dr. Rayhan Maditra kerap menyampaikan rasa bangganya kepada masyarakat Indonesia yang semakin terbuka akan kesehatan mental. Menurutnya, di tahun 2021 pembicaraan tentang kesehatan mental menjadi lebih luas daripada 5 tahun lalu. Untuk menutup pembahasan materi, Dr Rayhan Maditra memberikan tips dalam mencegah gangguan kesehatan mental, salah satunya dengan menghargai diri sendiri. “Hargailah diri sendiri dan berbicara kepada internal kita. Terkadang kita menjalani hari hanya fokus terhadap eksternal dan sering kali lupa untuk berbicara dengan diri sendiri. Hal ini bertujuan agar kalian lebih memahami emosi diri sendiri,” pesannya.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sharing pengalaman dari Kak Sania Leonardo selaku penderita bipolar depressive. Dalam sharing tersebut, Kak Sania menceritakan awal dirinya menyadari penyakit yang diderita. “Jadi awalnya udah merasakan dari kecil memiliki emosi yang berubah, mengalami panic attact dan juga hypersleeping. Kemudian aku merasakan ada sesuatu yang berbeda sama diri aku, There’s something wrong with me,” jelasnya.  Tak hanya Kak Sania yang angkat bicara tentang kondisi kesehatan mentalnya, Kak I Made Suri Pandhu selaku penderita Anxiety Disorder juga membagikan kisahnya. Uniknya, Kak I Made Suri Pandhu bertemu dengan Anxiety Disorder setelah mengetahui dirinya telah ditolak dari SBMPTN. Berawal dari penyakit tersebut, ia tergerak untuk membuat platform yang mengumpulkan seni-seni dari rasa kegelisahan seseorang yang dinamakannya “Kegelisahan Art”.

Setelah sharing pengalaman usai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kepada 3 narasumber tersebut. Sesi tanya jawab berlangsung dengan sangat interaktif, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan beragam dari yang termudah hingga tersulit. Selanjutnya, acara diakhiri dengan sesi foto bersama.

Mental Health Day telah memberikan banyak sekali pengetahuan baru bagi seluruh pendengarnya. Semoga dengan diadakannya acara ini, mahasiswa/I TSM bisa lebih aware terhadap kesehatan mental dan menyebarkan edukasi tersebut kepada seluruh masyarakat Indonesia. Akhir kata, sampai jumpa dalam webinar berikutnya!

Lowongan Pekerjaan PT Wira Derekindo

PT Wira Derekindo sedang membuka lowongan pekerjaan di bidang :
Customer Service

Form Pendaftaran Lowongan : https://bit.ly/357fivT atau scan QR code pada gambar yang tertera

Contact Person : info@wiraderekindo.co.id

For further information, please contact us via :
Facebook : Admincdc
Instagram : @cdctracerstudy.tsm
Website : www.tsm.ac.id
Whatsapp : 0812 1818 8341
LinkedIn : Trisakti School of Management (STIE Trisakti)

Lowongan Pekerjaan PT Aneka Search Indonesia

Lowongan Pekerjaan PT Indoland Kuliner Investama (I.K.I)

Sekapur Sirih Ketua Trisakti School of Management

Pendaftaran Beasiswa Prestasi Semester Genap 2020/2021

 

Tetap Glowing meskipun di Rumah Saja

Memiliki penampilan yang mempesona adalah impian dari setiap wanita. Sedari dulu, wanita memang sangat protektif terhadap penampilannya, bahkan banyak dari mereka rela menghabiskan uangnya untuk mempercantik diri. Salah satu upaya yang sering dilakukan oleh kaum wanita dalam mempercantik dirinya ialah dengan membeli  produk make-up. Menggunakan make-up sepanjang harinya dipercaya dapat meningkatkan mood dan menambah kepercayaan diri seorang wanita. Oleh karena itu, tidak heran jika sebagaian dari mereka memilih untuk tetap menggunakan make-up meskipun di rumah saja. Dalam rangka menambah pengetahuan seputar dunia make-up, UKM Trischmavoca mengadakan beauty class dengan kolaborasi bersama Emina selaku brand cosmetic ternama di Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Trischmavoca juga mengundang Kelly Aliandra selaku beauty influencer yang akan memberikan demonstrasi pengunaan make-up.

Agar acara ini berlangsung dengan lancar, panita memberikan kepercayaan dua moderator cantik, yakni Maria Eklawati dan Isa Nica selaku anggota Trischmavoca untuk memandu acara sampai selesai. Sebelum memasuki acara inti, moderator mempersilakan perwakilan dari Emina, yaitu kak Alya untuk memberikan penjelasan singkat tentang make-up. “Make up itu sebenarnya dapat menambah kepercayaan diri sendiri,” ujar kak Alya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan demonstrasi make-up yang dibawakan oleh Kak Kelly Aliandra.

Pada demonstrasi tersebut, Kak Kelly Aliandra memilih tema spesial yang berkaitan erat dengan “Make Up Look Ala Pandem” ini. Kak Kelly menjelaskan langkah-langkah dalam menggunakan make-up dengan sangat teratur dan sistematis. Langkah tersbut di mulai dari penggunaan moisturaizer sebagai base make-up hingga penggunaan lipstick sebagai tahap finishing. Sambil memberikan arahan tentang cara penggunaannya, Kak Kelly juga memberikan berbagai tips dalam menggunakan tools make up tersebut. “Kalau ingin bisa menggambar alis dengan bagus, kuncinya itu adalah latihan karena gambar alis itu ngga bisa langsung bagus. Kalau ingin membuatnya lebih terlihat natural caranya yaitu dengan di-blend, kalau tidak di-blend warnanya akan nge-block,” ujar Kak Kelly dalam memberikan tips ketika hendak menggambar alisnya.

Acara ini berlangsung dengan sangat interaktif, terbukti dari banyaknya peserta yang memberikan pertanyaan seputar permasalahan mereka dalam menggunakan make-up. Adapun salah satu peserta menanyakan tentang tips untuk meningkatkan kepercayaan diri dengan menggunakan make-up. Pertanyaan ini rupanya mewakili suara dari mereka yang tidak percaya diri ketika menggunakan make-up. “Kepercayaan diri itu datangnya dari diri sendiri dulu, kalau sudah percaya diri menggunakan make up baru makin percaya diri. Belajar untuk percaya diri dulu, kalau udah PD auranya baru kelihatan. Kalau ngga PD, mau di make-up gimanapun yaa ngga akan percaya diri,” jawab Kak Kelly dengan tegas.

Setelah demonstrasi dan sesi tanya jawab selesai, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah berupa goodie bag gratis yang disediakan langsung oleh Emina. Pembagian goodie bag ini diberikan kepada 3 orang dengan make-up terbaik dan 2 orang partisipan yang paling aktif sepanjang acara berlangsung. Pemenang make-up terbaik dipilih langsung oleh Kak Kelly Aliandra, sedangkan untuk best partisipan dipilih oleh Kak Alya. Kemudian, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama untuk keperluan dokumentasi dan ditutup dengan pemberian setifikat dan plakat secara simbolis sebagai bentuk apresiasi kepada pendukung acara.

Begitulah keseruan beauty class kali ini, semoga dapat memberikan banyak manfaat kepada seluruh partisipan. Sampai jumpa dalam acara seru lainnya!

Prestasi Gemilang di Tengah Liburan

Masa liburan ternyata tak menurunkan semangat mahasiswa TSM untuk terus mencari pengalaman dan berjuang dalam perlombaan. Tak lama setelah ujian akhir semester berlalu, beberapa mahasiswa TSM dengan nama Tim Escope, yang beranggotakan Michelle Ivana Gozali, Darlenia Marvella Sjofian, dan Sheren Priscilla Karnadi berhasil menyuarakan kejuaraan Harapan 1 pada National Business Case Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor).

Kompetisi ini dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2021, dimulai dengan pembagian kasus dan berakhir dengan pengumuman pemenang pada tanggal 18 Februari 2021. Dikarenakan pandemi belum berlalu, kompetisi ini masih dilakukan secara daring. Terdapat 25 tim dari berbagai universitas ternama yang turut berkompetisi dalam lomba kali ini, diantaranya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Presiden, Universitas Udayana, Universitas Brawijaya, Universitas Prasetiya Mulya, Universitas Sebelas Maret, dll. Untuk menduduki bangku kejuaraan, peserta harus menyelesaikan 2 tahap. Tahap pertama yaitu tahap penyisihan, dimana peserta harus menyusun paper untuk pemecahan kasus mengenai brand kecantikan PIXY dan kemudian mempresentasikannya. Tahap kedua yaitu tahap final yang hampir sama dengan tahap 1, hanya saja diberikan kasus yang berbeda, yaitu tentang brand Traveloka. Sepuluh tim yang berhasil masuk ke babak final akan diberikan kesempatan untuk mencabut nomor lot untuk menentukan kasus final.

“Tentu saja tim kami sangat bersyukur dan senang bisa menjadi salah satu juara dalam perlombaan ini. Kami juga berterima kasih kepada orang-orang yang sudah membantu dan mendukung kami, secara khusus kepada Ibu Nila Pusvikasari, S.E., M.M. selaku dosen pembimbing dan seluruh pengurus IMA Campus Network Sub Chapter TSM. Artinya kerja keras kami selama liburan semester ini membuahkan hasil yang baik, seperti quotes; hard work pays off. Walaupun ini baru pertama kalinya tim kami terbentuk dan mengikuti lomba, kami sangat bersyukur bisa mencapai tahap ini. Di sini kami belajar untuk berusaha memberikan yang terbaik sekaligus berani mempertanggungjawabkan apa yang telah kami lakukan,” ujar Darlenia, salah satu anggota Tim Escope.

Sebagai bentuk penghargaan atas kemenangannya, Tim Escope berhak mendapatkan trophy, medali, dan juga sertifikat. Selamat atas kejuaraan yang telah diraih dan selamat telah mengharumkan nama TSM sekali lagi di kancah nasional! Tetaplah bersemangat untuk terus berjuang dalam setiap kompetisi yang akan datang. Salam Kampus Juara!