Berkolaborasi dalam Dunia Usaha

Seorang wirausaha pastinya sering berangan-angan untuk memperoleh perjalanan kesuksesannya di masa mendatang. Tentunya untuk mencapai tangga kesuksesan tersebut bukanlah perkara yang mudah, karena seorang wirausaha harus melakukan segala cara dalam meraihnya. Namun tidak perlu khawatir, sebagai makhluk sosial sudah selayaknya bekerja sama untuk saling berpegangan tangan mendukung serta mendorong keberhasilan bersama. Dalam dunia usaha yang sudah semakin maju, setiap penggerak usaha mulai menggunakan istilah “kolaborasi” dalam bisnisnya. Untuk mengenal ornamen kolaborasi ini secara mendalam, Entrepreneur Development Center TSM mengadakan webinar dengan mengangkat tema “Kreatif Berkolaborasi Dalam Kewirausahaan yang dibawakan oleh Ibu Kencana Wulansari Soesilo. Jika melihat jenjang karirnya, beliau sendiri pernah bekerja dalam bidang perbankan selama kurang lebih 12 tahun dan kemudian beralih menajdi seorang wirausahawan dengan mendirikan Elevate yang berspesialisasi dalam bidang communication serta public speaking skill.

Pada awal materi, beliau memaparkan kondisi ekonomi dalam kurun waktu 10-15 tahun terakhir yang cenderung mengalami pergeseran besar. “Dulu kita bergantung dengan Sumber Daya Alam, sekarang lebih berusaha explore Sumber Daya Manusia untuk menciptakan Human Standard yang akhirnya bisa membentuk suatu pemahaman kalau manusia itu bisa diberdayakan, sehingga seluruh potensinya dapat digali dengan baik. Ada unsur ekonominya juga yang bisa menjadi tonggak dalam perekonomian Indonesia untuk membuat ekonomi kreatif,” jelasnya.

Penggerak atau kunci dari industri kreatif ini tidak lain adalah kolaborasi. Kolaborasi ini akan menghasilkan interaksi, diskusi, kompromi dan juga kerjasama. “Kolaborasi merupakan term yang paling sering digunakan. Di mulai dari bagaimana kita bisa membangun interaksi seperti melakukan banyak hal. Nah, akhirnya ada kerjasama yang bisa kita lakukan bareng”, jelas narasumber.

Setelah pemaparan materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta yang ingin mengajukan pertanyaan dapat langsung menyampaikannya melalui fitur meeting chat atau raise hand. Nampaknya, webinar ini sedari awal sudah mengundang banyak perhatian mahasiswa TSM, terbukti dari jumlah partisipan yang hampir melampaui 200 peserta ditambah lagi dengan kegesitan para peserta dalam mengajukan pertanyaan kepada narasumber.

“Dari pengalaman saya sendiri pastinya kalau memulai usaha dari yang kecil dulu. Lalu kita punya teman yang usahanya sama kecil juga. Kekuatan dari usaha kecil ini sebenarnya juga besar, jangan takut apakah saya harus berkolaborasi dengan yang besar supaya hasilnya kelihatan. Itu bisa juga kalau kita sudah benar-benar tahu how to get back. Tapi good thing tentang berkolaborasi yang sama-sama kecil ini bisa saling evaluasi dan belajar. Sehingga, bisa mendapat hal yang lebih besar nantinya,” ujar narasumber ketika menjawab pertanyaan salah satu peserta yang menanyakan cara agar dapat mengembangkan bisnis kecil bersama dari hasil kolaborasi tersebut.

Selanjutnya, seperti biasa, seluruh peserta dipersilahkan menyalakan kameranya untuk kebutuhan dokumentasi. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi.

Semoga dengan diadakannya webinar ini, dapat membuka cara pandang seluruh partisipan dalam menggunakan aspek kolaborasi sebagai penunjang keberhasilan usahanya.

 

Puncak Perayaan Dies Natalis TSM ke-46

Menutup bulan November dengan penuh makna, Trisakti School of Management mengadakan perayaan Dies Natalis yang ke-46. Dengan tetap mengikuti protocol kesehatan, penyelenggaraan Dies Natalis ke-46 yang bertemakan “Transforms You for A Brighter Future” ini dilaksanakan secara online dengan menggunakan platform zoom dan streaming Youtube. Walaupun hanya dapat menyaksikan acara melalui layar kaca masing-masing, ternyata tidak mengurangi kemeriahan perayaan dari Dies Natalis kali ini. Perayaan ini berlangsung dengan sangat padat selama hampir 3 jam dan dihadiri oleh sekitar 700 partisipan. Acara dibuka dengan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan mengheningkan cipta serta pemutaran lagu Hymne Trisakti persembahan Unit Kegiatan Mahasiswa Trischmavoca.

Tidak hanya seputar perayaan semata, TSM juga mengadakan expert talk dengan mengundang pembicara dari luar negeri yakni Mr. Dev Ramnarine, FCCA serta Mr. Manish Gidwani, ACCA., MSc., selaku moderator. Tema yang dibawakan adalah “Preparing for a World of Possibilities in the Digital Future”. Pembicara menjabarkan 4 poin penting. yaitu, four themes of change, the professional quotients, five zones of opportunity, dan meaningful work for the digital professional. Beliau juga memberikan imbauan kepada seluruh partisipan untuk menyimak materi sesuai dengan perspektif dari jenjang karir yang mereka emban. “There is hope in the digital transformation as it represents the way of change that will continue to revolutionize our environment and how we work create maximum multi opportunities along the way. Stay curiously engaged scanning your digital environment and be watch full intentional in securing your place in this future,” pesan beliau sebagai penutup materi. Seperti biasa, moderator membuka sesi pertanyaan kepada partisipan setelah pesan penutupan tersebut. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada pembicara serta moderator yang diserahkan oleh bapak Arya Pradipta S.E., Ak., M.E., CA., selaku Ketua Trisakti School of Management.

Tidak dapat dipungkiri, pandemi yang melanda dunia tentu memberikan dampak bagi seluruh masyarakat, khususnya dalam aspek finansial. Hal tersebut juga menimpa sebagian besar mahasiswa aktif TSM. Bersamaan dengan itu, TSM meluncurkan program bantuan yang dikenal dengan nama TSM Memanggil. “TSM Memanggil merupakan gerakan memberikan donasi dari alumni TSM dan Sivitas Akademika TSM dalam rangka membantu adik-adik mahasiswa aktif TSM yang terkena dampak finansial, sehingga mereka bisa terbantu untuk terus dapat berkuliah,” ujar Bapak Emir Kharismar, S.E., M.B.A., RSA., CRP. selaku Ketua Ikatan Alumni STIE Trisakti dalam memperkenalkan program TSM Memanggil.

Acara Dies Natalis ini juga dilengkapi dengan pembagian penghargaan kepada dosen maupun mahasiswa dalam berbagai kategori tertentu. Kategori penghargaan yang diberikan kepada dosen ialah penghargaan masa bakti, penelitian, dan hibah. Penerima penghargaan masa bakti dikategorikan berdasarkan pengabdian mulai dari 5 hingga 25 tahun. “Selama 15 tahun di STIE Trisakti, pastinya ada up and down yang harus dilalui bersama, tapi disini dapat dikatakan membaik, kemudian dari sisi indikator kepuasan kerja sendiri pun dapat dikatakan puas. Kalau tidak puas tidak sampai 15 tahun di STIE Trisakti,” ujar Bapak Wibisono, S.E., M.B.A selaku penerima penghargaan masa bakti 15 tahun.

Sedangkan, kategori penghargaan yang diberikan kepada mahasiswa berasal dari penghargaan sahabat perpustakaan, prestasi kejuaraan mahasiswa dari sisi akademis maupun non akademis dan beasiswa kuliah. Mahasiswa yang menerima penghargaan sahabat perpustakaan dinilai berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan salah satunya merupakan pemustaka dengan peminjam terbanyak selama periode ajar bulan September 2019 hingga Maret 2020. “Harapan saya adalah agar TSM terus dapat mengeluarkan mahasiswa-mahasiswi hebat lainnya agar menjadi orang-orang hebat untuk generasi penerus bangsa berikutnya. Sukses selalu untuk TSM!” harapan Monica selaku penerima penghargaan sahabat perpustakaan.

Sebagai pelengkap dari perayaan Dies Natalis ke-46 tahun ini, TSM juga mengadakan lomba cipta kreasi video, baik individu maupun kelompok untuk kategori mahasiswa dan pegawai. Para pemenang yang telah diumumkan akan memperoleh apresiasi berupa uang tunai dalam nominal tertentu. Selain itu, dalam Dies Natalis kali ini TSM juga memperoleh berbagai ucapan istimewa, baik dari sivitas akademika TSM maupun stakeholder TSM. “Selamat Dies Natalis ke-46 kepada STIE Trisakti, semoga TSM semakin sukses, maju, dan berjaya. Semoga dengan bertambahnya usia, TSM dapat mencetak lebih banyak generasi muda penerus bangsa yang siap bersaing dalam dunia global,” ujar Conny Siahaan selaku Country Head ICAEW.

Acara ini pun mendapat banyak dukungan dari para sponsor, sehingga dapat berjalan dengan baik. Sekali lagi, selamat memasuki lembaran ke-46 untuk kampus TSM, semoga banyak kreasi warna yang tercipta di usia genap ini. Sukses selalu untuk TSM! Doa serta harapan yang baik selalu menyertai…

Prepare Your Career Abroad

Melampaui ruang dan waktu, TSM telah melakukan perbincangan santai dengan beberapa alumni yang berada di negara lain dengan zona waktu yang berbeda tepat pada tanggal 19 November 2020. Kegiatan Alumni Talk dengan mengundang alumni dari luar negeri merupakan acara perdana yang dilakukan oleh TSM. Acara ini diikuti oleh sekitar 85 peserta, baik dari mahasiswa/i TSM, siswa-siswi SMA/SMK sahabat TSM, serta tamu undangan dan panitia. Para alumni yang diundang pada Alumni Talk kali ini tidak lain adalah Alicya Waty Tannato (angkatan 2014) yang saat ini bekerja di PwC Singapura, Eka Fitriani (angkatan 2013) yang saat ini bekerja di LBC Volwassenenonderwijs Belgium, dan Marcelline Danita (angkatan 2014) yang saat ini merupakan full time student di Southern Alberta Institute of Technology Program: Business Administration, serta sedang bekerja part time di Indo Canada Marketing Incorporation.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Bapak Arya Pradipta, S.E., Ak., M.E., CA. selaku Ketua TSM. “Kepada kakak-kakak alumni STIE Trisakti, terima kasih sekali lagi saya ucapkan, karena berkat kakak-kakak maka kita bisa berkompetisi di lingkup global,” tutur Bapak Arya.

Ketika ditanya mengenai nilai yang bisa diambil saat berkuliah di TSM, Alicya Waty Tannato menyampaikan, “Ada banyak banget nilai-nilai dari TSM yang bisa saya ambil dan saya implementasikan selama saya kerja di Deloitte Indonesia maupun di PwC Singapore. Salah satunya yaitu kedisiplinan, seperti menghargai waktu, misalnya kalau telat 5 menit saja sudah tidak bisa ujian. Sekarang saya bisa merasakan bahwa waktu itu sangat penting, apalagi saya sebagai konsultan, semua charge ke client itu pakai waktu. Yang kedua itu being professional. Maksudnya adalah being committed to something that you have to commit to with for the rest. Misalnya, waktu di TSM harus commit untuk lomba, atau jadi asisten dosen, atau berorganisasi karena saya juga dulu berorganisasi di Galeri Investasi, jadi sekarang ketika saya bekerja di PwC Singapore, what I have to focus is I have to commit to work.”

“Disini banyak juga orang yang kita sebut “bule” itu tidak bisa bahasa inggris. Jadi, buat kalian yang kepengen sekolah atau bekerja di luar negeri, misalnya di Eropa, atau di China,  selama kalian masih ada kesempatan di Indonesia, saya mohon kemampuan bahasanya ditingkatkan, terutama bahasa asing selain bahasa inggris. Itu sangat penting bagi better future-nya kalian,” kata Eka Fitriani mengenai pentingnya kemampuan bahasa di luar negeri.

Di penghujung acara, adapun pesan yang disampaikan oleh salah satu alumni, Marcelline Danita yaitu, “Sky is the limit. Kita tidak boleh membatasi diri kita sendiri karena kadang limitation itu hanya diciptakan oleh kita sendiri. Padahal sebenarnya kita bisa breakthrough itu, jadi jangan pernah membatasi diri sendiri, just do your best because sky still limit.

          Acara Alumni Talk ini terlaksana dengan sangat seru dan santai, terlebih ditambah dengan beberapa pertanyaan menarik yang diajukan oleh para peserta yang ingin lebih tahu mengenai tips-tips untuk bekerja di luar negeri, cara untuk survive dan beradaptasi, dan lain sebagainya. Semoga dengan terlaksananya Alumni Talk ini, para peserta dapat semakin terbuka wawasannya lewat cerita pengalaman seru serta perjuangan kakak-kakak alumni. Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para alumni oleh Bapak Arya Pradipta, S.E., Ak., M.E., CA., serta sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan para alumni untuk membagikan pengalamannya bagi para peserta. Semangat selalu di negeri orang lain dan terus membanggakan almamater TSM!

46 Tahun Bersama Untuk Melayani

Tak terasa waktu berlalu dengan cepat, berbagai suka dan duka telah dilewati bersama selama 46 tahun TSM hadir dalam pelayanan pendidikan. Seiring berjalannya waktu, TSM terus berkembang secara dinamis dengan menciptakan inovasi-inovasi baru untuk memberikan layanan terbaik kepada para pelanggannya. Sebagai bentuk pengabdiannya dalam memberikan layanan terbaik, TSM mengadakan sharing session dengan mengangkat salah satu tema kecil yaitu “Service Excellent”. Acara tersebut diselenggarakan melalui platform zoom dan dihadiri oleh 83 peserta yang merupakan karyawan TSM baik dari kalangan dosen maupun tenaga kependidikan. Materi dalam sharing session ini dibawakan oleh Bapak Beny, S.E., M.B.A., RSA., CRP selama kurang lebih 1 jam.

Sebelum memasuki acara inti, Bapak Arya Pradipta, S.E., Ak., M.E., CA., selaku pimpinan TSM menyampaikan sepatah kata dalam sambutannya. Beliau juga mengingatkan untuk tetap menerapkan 3M, menjaga jarak, memakai masker dan tidak berpergian ke tempat yang memiliki ventilasi buruk. Setelah sambutan tersebut, moderator langsung memberikan kesempatan kepada pembicara untuk memaparkan materinya.

Materi dipaparkan secara padat dan sistematis dengan mengupas akar-akar materinya secara perlahan untuk memudahkan para partisipan dalam menyimak pembelajaran tersebut. Sebagai awal dari pembahasan materi, pembicara menyampaikan persentase yang diperoleh dari hasil survei yang menunjukkan beberapa penyebab dari hilangnya pelanggan. Berdasarkan presentase tersebut, penyumbang persentase terbesar hilangnya pelanggan ternyata disebabkan oleh pelayanan yang mengecewakan.

“Sebenarnya bukan karena ngga puas, tetapi yang paling signifikan adalah karena pelayanan yang tidak memuaskan dan akhirnya pelanggan tidak mau belanja di tempat kita, “jelasnya. Sebagai kelanjutan materi tersebut, beliau menjabarkan adanya efek domino yang ditimbulkan dengan memberikan excellent services yang mana pada akhirnya menyangkut kepuasan keluarga.

Tidak dapat dipungkiri sebagai seorang penyedia layanan sering dihadapkan dengan tipe-tipe customer yang sulit. Tipe-tipe customer yang sulit ini dibagi menjadi beberapa kategori yaitu, angry customer, dissatisfied customer, indecisive customer, demanding customer, dan talkactive customer yang memiliki gayanya masing-masing. Untuk mengatasi customer yang sulit tersebut dibutuhkan sikap positif, persiapan, dan keinginan tulus untuk membantu orang lain.

“Kalau kita punya 3 hal ini, kita bisa menghadapi tipe-tipe mahasiswa yang ada di kampus. Tunjukan sikap positif untuk melayani mereka dan ingat kalau customer itu adalah aset yang akan berdampak pada diri kita. Kita juga harus punya strategi dalam menghadapi customer dan kalau kita memiliki hasrat untuk membantu orang lain, mau bagaimana pun tipe-tipe mahasiswa tersebut pasti tidak menjadi masalah, saya yakin kita tetap bisa memberikan layanan optimal kepada mereka,”ujar pembicara dalam memberikan tips ketika mengatasi customer yang sulit.

Setelah sharing session berakhir, acara dilanjutkan dengan pembagian Doorprize berupa saldo OVO sebesar Rp 150.000 untuk 3 orang pemenang yang beruntung. Pembagian Doorprize berlangsung dengan sangat seru karena para partisipan berlomba untuk menjawab pertanyaan yang diajukan langsung oleh pembicara. Namun, khusus untuk Doorprize pertama, pemenang langsung dipilih oleh pembicara sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Sebelum acara ditutup, adapun penyerahan sertifikat sebagai bentuk apresiasi yang diwakilkan oleh Ibu Stella, S.E., M.M. selaku Wakil Ketua II kepada Bapak Beny, S.E., M.B.A., RSA., CRP. selaku pembicara dalam sharing session kali ini.

Semoga dengan diadakannya sharing session ini dapat memberikan manfaat kepada seluruh partisipan, sehingga dapat mengimplementasikan Service excellent kepada mahasiswa TSM.

Lowongan Pekerjaan EY Indonesia

EY INDONESIA is hiring!!!

We are currently opening JUNIOR AUDITOR POSITION (Assurance – Audit).

 

 

If you are:
1. Students who are in the last semester (7th / 8th Semester / graduated)
2. Has no mandatory class anymore and currently finishing the final papers (skripsi)
3. Accounting Major with GPA 3.20

If you are what we are looking for, here are quick steps to register:
1. Complete this link:
https://bit.ly/EYAssuranceApplication
2. Send us (CV, Ijazah, Transkrip) to HRBPAssuranceIDN@id.ey.com

Shortlisted candidates will be invited to attend the Preliminary Assessment at EY Indonesia (JKT Office)

What are you waiting for ?
Start your exceptional career experience with us!

Lowongan Pekerjaan PT Tigermandiri Pratama Group

PT Tigermandiri Pratama Group sedang membuka lowongan pekerjaan di bidang :
Staff Finance


Harap mengirimkan Surat Lamaran, Curriculum Vitae dan Transkrip Nilai Terakhir ke : mariawati@tigermp.co.id

[Lamaran ditunggu 2 minggu dari dimuatnya iklan]

For further information, please contact us via :
Facebook : Admincdc
Instagram : @cdctracerstudy.tsm
Website: www.tsm.ac.id
Whatsapp: 0812 1818 8341

Pandemi Melanda, Pengabdian Kepada Masyarakat Tetap Berjalan

Kondisi pandemi rupanya tidak menghalangi pelaksanaan program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh TSM. Hal ini tercermin dari eksistensinya dalam memberikan pembekalan tentang ilmu pajak kepada guru maupun siswa SMK Cinta Kasih Tzu Chi. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 5 November lalu dan dilaksanakan secara daring melalui platform zoom. Partisipan dari kegiatan ini meliputi 70 siswa yang duduk di kelas sepuluh dan sebelas serta para guru yang mengajar dalam bidang studi Ekonomi dan Akuntansi.

Dalam kegiatan ini, TSM memberikan pembelajaran tentang Pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dengan memaparkan teori yang bersangkutan serta mengajak partisipan untuk melakukan simulasi atau praktek langsung secara bersama- sama dalam pengisian SPT tersebut. Kegiatan ini berlangsung dengan sangat seru, ditambah dengan antusias para peserta dalam menggali pengetahuannya dengan mengajukan berbagai pertanyaan unik, sehingga membuat webinar ini terasa seperti offline.

“Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman serta memperdalam wawasan para guru maupun siswa di SMK Cinta Kasih Tzu Chi perihal praktek pengisian SPT PPh OP dengan berbagai skenario kasus dan kondisi yang dibuat oleh tim dosen TSM,” ujar Dr. Haryo Suparmun, S.E., M.M., M.B.A., Ak., BKP., CPA., CA., selaku Ketua Tim Pengabdian.

Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Ibu Meiriska Febrianti, S.E., M.E., CA., BKP., CPA (Aust.)., ACPA, Bapak Rian Sumarta, S.E, M.Si., BKP., CPA., CA, Ibu Paulina Sutrisno, S.E., M.Sc, dan Ibu Annisa Kanti, S.E., M.Ak.

Semoga dengan diadakannya program ini, dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat serta membuat nama Trisakti School of Management semakin dikenal oleh khalayak banyak.

TSM Juara di Setiap Kategori… Mantap!

Tak henti-hentinya, TSM terus menyuarakan namanya di salah satu lomba yang diselenggarakan oleh IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) yaitu APACHAMP 2020. Untuk kategori kelompok, tim TSM yang diwakili oleh “Tim ENIGMA” beranggotakan Steffi Dorothy, Alfredo Arinda, Leonardo Kevin, Dessy Onglia, dan Nina berhasil menduduki juara 2 dalam kompetisi yang sengit kali ini.

Kompetisi kategori kelompok ini diselenggarakan dalam bentuk presentasi studi kasus bisnis yang melibatkan beberapa hal seperti bidang akuntansi, pembuatan keputusan, dan masalah isu etika. Proses kompetisi tersebut terdiri dari tahap penyisihan pada tanggal 7 Oktober 2020, dilanjutkan dengan tahap semi-final pada tanggal 2 November 2020, dimana peserta diminta untuk mempresentasikan kasus melalui platform Microsoft Teams, dan puncaknya pada tahap grand final pada tanggal 9 November 2020, dimana presentasi kasus dilakukan melalui platform Zoom. TSM berhasil mengungguli beberapa universitas ternama, yang beberapa diantaranya yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, PKN STAN, Universitas Parahyangan, dan Universitas Padjajaran.

Dibalik keberhasilan Tim ENIGMA, ternyata rahasianya adalah melakukan diskusi bersama antar anggota dengan tujuan membina chemistry dalam tim, dan berlatih presentasi secara mandiri. Sebagai bentuk penghargaan, Tim ENIGMA mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan juga keanggotaaan IAI. “Pengalaman yang didapat dari lomba ini yaitu bisa bekerja sama dalam tekanan dengan waktu yang singkat, dapat melakukan analisa mendalam pada suatu kasus, dan tentunya presentation skill,” ujar Nina, salah satu anggota Tim ENIGMA.

Tidak hanya unggul dalam kategori kelompok, TSM yang diwakili oleh Dahlia Gunawan juga berhasil meraih juara 2 dalam kompetisi individu “National Aspiring Professional Accountant Award 2020” yang juga diselenggarakan oleh IAI. Kompetisi ini tentu sangat berbeda dengan kompetisi-kompetisi sebelumnya, karena peserta harus melalui berbagai tes yang beragam dan tentunya kompetitif, seperti membuat karya tulis ilmiah, Personal Branding, Interview, Team Building and Discussion, Leadership, Public Speaking, English Capabilities, Presentation, dan Theoretical Accounting. Peserta pun melalui beberapa tahap seleksi, yaitu tingkat perguruan tinggi, tingkat provinsi, dan tingkat nasional. Pada tahap final di tingkat nasional, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Ibu Dr. Sri Mulyani Indrawati juga merupakan salah satu juri yang turut menilai kemampuan para finalis.

Sebagai apresiasi, Dahlia Gunawan berhak mendapatkan uang tunai, beasiswa ujian CA Indonesia, sertifikat, free iuran Keanggotoaan IAI hingga lulus S1, menjadi Duta CA IAI, mendapatkan paket buku SAK dan buku terbitan IAI lainnya, hingga kesempatan magang/prioritas diterima bekerja setelah lulus oleh Corporate Partner IAI. “Terkadang keberanian untuk mencoba adalah jawaban yang tepat,” tutur Dahlia Gunawan, Sang Juara.

Merupakan suatu kebanggaan yang besar bagi TSM ketika menyambut kabar gembira ini. Selamat kepada Tim TSM dan juga Dahlia Gunawan sebagai pemenang dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh IAI! Semoga Tim TSM terus berjuang gigih dalam memperebutkan piala-piala selanjutnya serta mempertahankan semangat untuk meneruskan tradisi Kampus Juara!

 

Every journey begins with a single step. And you’ll never finish if you don’t start – Quotes

Mengubah Diri Menjadi Lebih Bersinar Bersama Kampus Juara

Dalam rangka menyambut Dies Natalis ke-46 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, Career Development Center (CDC) TSM mengadakan Alumni Talk yang mengusung tema “Transform You for A Brighter Future”. Kegiatan tersebut berlangsung secara online melalui platform Zoom dan dihadiri oleh mahasiswa aktif angkatan 2020, siswa-siswi SMA/SMK sahabat TSM, tamu undangan, serta panitia yang bersangkutan. Alumni yang turut hadir menyampaikan pengalaman sukses dalam karir maupun wirausahanya terdiri dari berbagai angkatan serta jurusan yang berbeda. Kakak alumni tersebut tidak lain adalah Jan Sebastian selaku Head of Finance Warung Pintar, Yuliana Dwi Puji selaku Staff khusus Direktur Utama PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), Corry Angelia selaku Astra Jardines Executive PT. Astra International, dan Januar Ludy selaku Managing Director PT Permata Inti Mulia.

Kegiatan ini lebih bersifat interaktif dan menyerupai sharing session dimana setiap narasumber bergantian menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Ibu Annisa Kanti selaku moderator. Ketika ditanyakan mengenai pengalaman yang masih membekas selama berkuliah di TSM, kak Cory mengungkapkannya dengan sangat bangga. Ia menceritakan bahwa saat itu angkatan mereka merupakan angkatan pertama yang melakukan pertukaran pelajar ke Thailand. Ketika berada disana, mereka bertemu dengan teman-teman yang memiliki culture berbeda. “Pastinya tidak hanya student dari Thailand, tapi ada juga beberapa student dari negara lain. Nah ketika saya berkesempatan untuk kerja di Hongkong dimana umumnya mereka berasal dari collage yang berbeda, saya coba mengaplikasikan pengalaman yang saya peroleh dari TSM itu. Menurut saya, gak semua kampus mendapat kesempatan seperti itu”, jelasnya.

Selain itu, Kak Januar juga menjelaskan beberapa value yang ia peroleh dari TSM yang teraplikasikan dalam dunia kerja. “Ketika masuk TSM pasti otomatis menjadi displin dan di kampus sendiri terdiri dari banyak suku, ras, agama dan asal yang berbeda. Hal ini juga membuat kita jadi terbiasa bersosialisasi dengan orang berbeda saat di dunia kerja”, jelasnya.

Adapun hal menarik ketika moderator meminta pembekalan dari narasumber tentang hal yang harus dikembangkan oleh mahasiswa dengan keadaan saat ini. Tanpa ragu-ragu, kak Januar menjelaskannya dengan singkat padat dan jelas. “Pentingnya memiliki karakter yang baik seperti disiplin, jujur, bekerja keras, dan mau belajar. Hal ini memang sudah saya peroleh di TSM, “ujarnya.  Tidak lupa dalam kegiatan ini, moderator juga memberikan kesempatan kepada seluruh partisipan untuk dapat mengajukan pertanyaannya di kolom chat.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan plakat kepada para narasumber serta menyediakan doorprize berupa OVO senilai Rp 300.000 kepada 3 orang pemenang yang berhasil membuat postingan menarik di instagramnya. Seperti biasa, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama untuk kepentingan dokumentasi.

“Percuma jika punya techinicality tapi tidak punya softskill yang bagus. Intinya harus punya media yang tepat untuk menunjang keberhasilan kita semua”, pesan kak Januar sebagai penutup Alumni Talk kali ini.

Pengumuman Pengisian Kuesioner Alumni Lulusan Tahun 2020

Halo kakak-kakak alumni TSM lulusan tahun 2020!

Dalam rangka mengevaluasi dan meningkatkan kinerja pengajaran, CDC & Tracer Study TSM menyelenggarakan PENELUSURAN (TRACING) melalui pengisian kuesioner Tracer Study

Pengisian kuisioner ini diperuntukkan untuk alumni TSM lulusan tahun 2020 dan dapat diakses melalui http://bit.ly/TracingTSM2020

Panduan Tracer Study 2020 dapat diakses melalui bit.ly/PanduanTracerTSM2020

Periode Pengisian :
23 November – 23 Desember 2020

Pengisian Tracer Study 2020 ini bersifat WAJIB sebagai syarat pengambilan ijazah

So, tunggu apalagi? Mari kita sukseskan Tracer Study ini demi kemajuan almamater kita tercinta

For further information, please contact us via :
Facebook : Admincdc
Instagram : @cdctracerstudy.tsm
Website: www.tsm.ac.id
Whatsapp: 0812 1818 8341