SEMARANG 2025 – Di tengah pergeseran standar industri akuntansi yang kini mengarah pada integrasi teknologi dan sustainability reporting, kebutuhan akan akuntan yang tidak hanya ekspert dalam hitungan, tetapi juga strategis, menjadi sangat krusial. Trisakti School of Management (TSM) kembali membuktikan kualitasnya sebagai pencetak talenta unggul. Baru-baru ini, enam mahasiswa Akuntansi angkatan 2022 sukses menunjukkan bahwa kurikulum TSM selaras dengan tuntutan dunia kerja modern melalui pencapaian gemilang di tingkat nasional.
Perjalanan menuju podium ini tidaklah mudah. Ajang Diponegoro Accounting Competition (DAC) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro menghadirkan tantangan yang sangat kompleks. Mengusung tema “Unlocking the Pathway to Sustainable Governance: A Deep Dive into Leveraging Technology for Enhanced Sustainability and Accountability,” kompetisi ini mendorong peserta untuk berpikir jauh melampaui siklus akuntansi tradisional.
Delegasi TSM harus berhadapan dengan tekanan intelektual yang tinggi, bersaing ketat dengan finalis dari universitas papan atas seperti UI, Unair, dan PKN STAN. Babak demi babak, mulai dari preliminary daring hingga cerdas cermat yang menguras adrenalin, menjadi ujian nyata bagi ketangkasan berpikir mereka.
Menghadapi tekanan tersebut, langkah besar ini dimulai dengan pembentukan dua tim mahasiswa yang menjadi representasi keseriusan TSM dalam mengasah bakat mahasiswanya dengan membawa misi “Implementasi Akademik”. Keunikan kedua tim ini terletak pada sinergi lintas latar belakang sekolah asal yang menjadi kekuatan utama mereka:
- Tim TRIUMPH: Mina Amelia (alumni SMK Kristen Immanuel Pontianak), Jordi Arliandro (alumni SMK Bakti Pangkalpinang), dan Vania Sutanto (alumni SMK Cinta Kasih Tzu Chi).
- Tim MIRACLE: Felice Priscilla (alumni SMA Kasih Kemuliaan), Hansen Untung (alumni SMK Tarakanita), dan Vanesa Kiungista (alumni SMK Pelita IV).
Strategi yang mereka terapkan adalah pembagian peran yang spesifik sesuai keahlian individu. Di sela-sela kesibukan kuliah, mereka menghabiskan waktu melakukan riset mendalam pada isu-isu terbaru dan melakukan latihan soal secara konsisten. Tak hanya itu, simulasi presentasi dilakukan untuk memastikan argumen mereka tajam dan persuasif di depan dewan juri.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil yang manis. Ketelitian dalam menyusun strategi dan ketajaman analisis berhasil membuat delegasi TSM unggul di antara pesaingnya. Tim TRIUMPH secara gemilang mengamankan podium utama sebagai Juara 1, sementara Tim MIRACLE sukses mengukuhkan posisinya di peringkat Juara 3.
“Harmoni tim, saling percaya, dan kemampuan untuk mengikuti alur perlombaan menjadi kunci keberhasilan kami. Kami belajar bahwa di atas panggung kompetisi, bukan hanya tentang siapa yang paling pintar, tapi siapa yang paling mampu beradaptasi,” ungkap salah satu perwakilan tim dengan bangga.
Kemenangan ganda di DAC 2025 ini bukan sekadar tambahan trofi di lemari almamater. Prestasi ini adalah validasi bahwa Trisakti School of Management (TSM) tetap berdiri kokoh sebagai institusi top tier yang konsisten melahirkan praktisi akuntansi kompetitif yang siap menjawab tantangan industri global. Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengeksplorasi potensi diri.
Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal bagi prestasi-prestasi berikutnya yang akan membawa nama Trisakti School of Management ke jenjang yang lebih tinggi lagi.