BANDUNG 2025 – Ketika profesi auditor dituntut untuk melampaui sekadar fungsi “penghitung angka”, integritas dan etika profesi muncul sebagai mata uang baru dalam industri finansial global. Trisakti School of Management (TSM) kembali membuktikan tajinya melalui pencapaian luar biasa di ajang Padjadjaran Accounting Week 2025. Di tengah persaingan ketat tingkat nasional, delegasi TSM sukses mendefinisikan ulang standar kualitas akuntan masa depan melalui kemenangan mutlak pada kompetisi yang berlangsung 27–29 Oktober 2025 tersebut.
Kompetisi tahun ini menghadirkan tantangan intelektual yang kompleks dengan mengangkat tema “Audit at The Crossroad: Finding Purpose and Reinventing Trust.” Para peserta diharuskan mendalami dan memahami ke dalam dialektika rumit mengenai bagaimana menjaga kepercayaan pemangku kepentingan di tengah dinamika industri yang disruptif. Bagi mahasiswa TSM, ini bukan sekadar rutinitas prosedur, melainkan panggung untuk membuktikan sebuah komitmen moral.
“Lomba ini sangat menarik karena relevan dengan isu kepercayaan stakeholders. Kami belajar bahwa dalam audit, prosedur yang sesuai dengan kode etik adalah instrumen krusial yang harus dijaga ketat untuk mempertahankan kepercayaan tersebut,” ujar perwakilan tim saat ditemui di Kampus TSM.
Kemenangan ini diraih oleh tim yang beranggotakan tiga mahasiswa Akuntansi angkatan 2022: Hansen Untung (alumnus SMK Tarakanita), Evelyn Fernia Marjono (alumna SMAK 6 Penabur), dan Felice Priscilla (alumna SMA Kasih Kemuliaan). Keberhasilan mereka berakar pada strategi “Ethical Defense” sebuah pendekatan yang memadukan pendalaman materi kurikulum TSM dengan riset mendalam pada kasus audit kontemporer.
Persiapan dilakukan dengan sangat intensif, meliputi simulasi debat dan presentasi untuk memastikan setiap argumen teknis tidak hanya akurat secara data, tetapi juga tidak tergoyahkan secara kode etik. Sinergi latar belakang pendidikan menengah para anggota tim menjadi kekuatan tambahan dalam membedah kasus-kasus audit yang multifaset.
Ujian sesungguhnya terjadi pada babak final, di mana tim harus berhadapan langsung dengan dewan juri ahli dan bersaing ketat dengan finalis dari universitas papan atas, termasuk Universitas Kristen Petra Surabaya dan PKN STAN. Ketajaman analisis dalam menjawab setiap pertanyaan kritis berhasil membawa delegasi TSM mengamankan podium utama sebagai Juara 1.
Namun, prestasi mereka tidak berhenti di sana. Mahasiswa TSM juga dianugerahi gelar bergengsi sebagai “The Most Valuable Team” sebuah pengakuan atas dampak dan kualitas performa tim yang dinilai paling berbobot di sepanjang kompetisi.
“Kami menyadari bahwa menjadi akuntan bukan sekadar soal kecerdasan intelektual, melainkan kemampuan menjaga integritas melalui prosedur yang jujur. Kami berharap dapat menjadi sosok akuntan yang senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat,” ungkap tim penuh haru.
Prestasi gemilang di Padjadjaran Accounting Week 2025 ini menjadi validasi bahwa Trisakti School of Management (TSM) tetap berdiri kokoh sebagai institusi top tier yang konsisten melahirkan praktisi akuntansi kompetitif. Kemenangan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus membawa nama baik almamater ke puncak tertinggi.
Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal bagi prestasi-prestasi berikutnya yang akan membawa nama Trisakti School of Management ke jenjang yang lebih tinggi lagi.