Bekasi, 23 Juni 2026 – Guna mendorong tata kelola akademik yang unggul dan akuntabel Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Admin Kampus dalam Pengelolaan Aplikasi Akademik Dosen. Bertempat di STIE Trisakti Kampus Bekasi, agenda strategis ini dihadiri oleh sekitar 200 pengelola administrasi akademik yang mewakili berbagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDIKTI Wilayah III.
Kegiatan ini diawali secara luring untuk membekali para admin kampus sebagai garda terdepan pengelolaan data kedosenan. Peningkatan kompetensi ini dinilai krusial guna mendukung percepatan karier akademik dosen, peningkatan jabatan fungsional, sekaligus optimalisasi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) masing-masing perguruan tinggi.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua STIE Trisakti, Dr. H. Aulia Danibrata, S.E., M.M. Dalam pemaparannya, beliau menekankan integritas dan kualitas data akademik yang dikelola secara akurat serta terintegrasi merupakan fondasi utama dalam peningkatan tata kelola perguruan tinggi yang sehat. Kesiapan para admin dalam meningkatkan regulasi terbaru secara langsung berdampak pada kelancaran jenjang karier para dosen.
Senada dengan hal tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, S.E., M.A., dalam sambutannya beliau mempertegas pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan LLDIKTI. Sinergi yang kuat diharapkan dapat mempercepat transformasi digital sektor pendidikan serta melahirkan sumber daya manusia yang adaptif, unggul, dan berdaya saing tinggi. Beliau juga mengapresiasi komitmen penuh PTS yang telah mendelegasikan para pengelola datanya dalam forum penyelarasan ini.
Pada sesi utama, peserta memperoleh pemahaman mengenai mekanisme terbaru pelaporan Beban Kerja Dosen melalui aplikasi SIBKD yang terintegrasi dengan sistem SISTER. Materi yang disampaikan mencakup proses sinkronisasi data, pelaporan kinerja dosen, tahapan verifikasi dan validasi, hingga pengelolaan tunjangan profesi dosen. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya ketepatan dan kelengkapan data dalam mendukung proses administrasi akademik yang efektif dan akuntabel.

Dokumentasi Penyampaian Materi terkait Integrasi Sistem SISTER dan Tata Kelola Administrasi Akademik Dosen oleh Narasumber pada Kegiatan Bimtek di Kampus STIE Trisakti Bekasi, 23 Juni 2026.
Pada sesi berikutnya, pembahasan diarahkan pada praktik baik (best practices) pengelolaan data kedosenan, khususnya prosedur pengusulan Nomor Registrasi Dosen (NIDN/NIDK) serta kebijakan regulasi terbaru mengenai pengajuan Profesor Emeritus melalui platform SISTER. Pemaparan ini membuka wawasan strategis bagi institusi untuk mengoptimalkan potensi dan memelihara sumber daya akademik senior demi pengembangan mutu kampus secara berkelanjutan.

Dokumentasi Antusiasme Para Peserta dari Perguruan Tinggi Swasta saat Menyimak Pemaparan Materi Kebijakan Profesor Emeritus pada Kegiatan Bimtek di Kampus STIE Trisakti Bekasi, 23 Juni 2026.
Sehinnga forum ini tidak hanya berjalan satu arah, melainkan berkembang menjadi ruang diskusi interaktif yang produktif. Dipandu langsung oleh tim Sumber Daya LLDIKTI Wilayah III, para perwakilan kampus memanfaatkan sesi tanya jawab untuk mengurai berbagai kendala teknis riil di lapangan, mulai dari dinamika pelaporan BKD hingga hambatan administrasi jabatan akademik.

Dokumentasi Prosesi Tanya Jawab Interaktif antara Perwakilan Pengelola Perguruan Tinggi Swasta dengan Tim Sumber Daya LLDIKTI Wilayah III guna Membahas Tantangan Tata Kelola Data Dosen di Kampus STIE Trisakti Bekasi, 23 Juni 2026.
Melalui kolaborasi erat antara LLDIKTI Wilayah III dan STIE Trisakti selaku tuan rumah, penyelenggaraan bimtek ini diharapkan menjadi dukungan positif bagi para pengelola administrasi perguruan tinggi. Dengan kapasitas admin yang terus bertransformasi seiring perkembangan teknologi, dengan begitu perguruan tinggi swasta di Wilayah III siap mewujudkan tata kelola akademik yang sehat, efektif, dan akuntabel secara berkesinambungan demi mendukung peningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.