Jakarta, 27 Mei 2026 – Momen Idul Adha 1447 H menjadi ladang berkah yang penuh dengan nilai pengorbanan serta keikhlasan dalam berbagi terhadap sesama. Dalam rangka menyebarkan kebahagiaan sekaligus mengusung semangat kepedulian sosial dan mempererat tali silatuhrahmi, Trisakti School of Management menggelar kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban pada Rabu (27/5). Kegiatan gotong royong tahunan ini dilaksanakan secara serentak di dua lokasi, yaitu Kampus TSM Jakarta dan Kampus TSM Bekasi, dengan melibatkan sinergi penuh dari seluruh sivitas akademika baik jajaran manajemen, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan hangat dari ketua Trisakti School of Management, Dr. H. Aulia Danibrata, S.E., M.M., di Kampus Jakarta. Dalam suasana pagi yang cerah, beliau menyampaikan rasa syukur dan nikmatnya hingga bisa berkumpul bersama di TSM. “Sesuai tradisi, hari ini akan dilaksanakan penyembelihan hewan yang dagingnya akan dibagikan kepada karyawan (Kampus Jakarta) dan kepada masyarakat sekitar (Kampus Bekasi). Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu dan Bapak panitia yang telah bekerja keras mencari hewan dan pihak yang mendukung kelancaran acara ini,” ujar Dr. H. Aulia Danibrata selaku Ketua TSM.

Dokumentasi Penyerahan Hewan Kurban Secara Simbolis Lingkungan di Kampus Grogol, Rabu (27/5).
Sebagai tanda dimulainya kegiatan, Bapak Dr. H. Aulia Danibrata, S.E., M.M., menyerahkan hewan secara simbolis kepada Kepala Bagian Personalia, Ibu Setia Tjahyanti, S.E., M.M., CHRA. Pada kesempatan tersebut, Ibu Setia menyampaikan apresiasinya dan berharap, “Semoga hewan ini dapat memberikan manfaat yang luas dan membawa keberkahan bagi seluruh internal kampus.” Setelah prosesi penyerahan selesai, agenda langsung berlanjut ke tahap inti di lapangan.
Proses operasional di lapangan berjalan lancar berkat pembagian tugas yang terstruktur. Di Kampus TSM Jakarta, seluruh rangkaian dipantau langsung oleh Bapak Aulia Ibu Setia, serta Bapak Yulius Kurnia Susanto, S.E., M.Si., CIQnR., selaku Wakil Ketua II. Sementara itu, aktivitas di Kampus TSM Bekasi dikoordinasikan oleh Wakil Ketua III, Dr. Wibisono Soediono, S.E., M.B.A., CMA., dan didukung penuh oleh 28 anggota Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) dan 10 partisipan mahasiswa yang turun langsung membantu proses dari awal hingga akhir.
Saat memberikan arahan kepada panitia dan mahasiswa UKKI di Kampus Bekasi, Pak Wibisono menekankan bahwa keterlibatan dalam agenda ini bukan sekadar formalitas simbolis belaka, melainkan harus dijalankan dengan rasa ikhlas dan tulus dari dalam hati.
Lebih lanjut, Pak Wibi juga mengajak seluruh yang hadir untuk meresapi makna hakiki dari ibadah kurban sebagai teladan dan panutan hidup. Berkaca pada kisah keteladanan Nabi Ismail AS yang begitu patuh terhadap perintah Allah SWT, beliau berpesan agar momen ini dijadikan sarana untuk “menyembelih” sebagian rasa ego dan kesombongan diri yang tinggi yang masih melekat pada manusia. Di akhir arahannya, beliau tidak lupa mengingatkan para panitia di lapangan untuk selalu menjaga kebersihan area pemotongan dengan segera membersihkan tangan serta lingkungan sekitar setelah proses penyembelihan selesai.

Dokumentasi Tahap Pemotongan dan Pengemasan Daging Pasca-Penyembelihan di Kampus Bekasi oleh Panitia Sebelum Disalurkan Kepada Penerima Manfaat, Rabu (27/5).
Untuk menjaga ketepatan makna dan peruntukannya, mekanisme pelaksanaan dan penyaluran dibagi secara terfokus di kedua lokasi. Kegiatan ibadah kurban tahun ini dipusatkan sepenuhnya di Kampus Bekasi, di mana hewan kurban yang dikelola bersumber dari kontribusi lembaga serta para sohibul kurban perorangan, mulai dari pimpinan, dosen, karyawan, hingga alumni UKKI. Seluruh hasil pemotongan di Bekasi ini didedikasikan untuk kepedulian eksternal yang didistribusikan langsung kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan kampus melalui sistem kupon demi menjaga kenyamanan bersama. Sementara itu, pelaksanaan di Kampus Grogol ditujukan sebagai bentuk fasilitas kesejahteraan dan apresiasi dari lembaga untuk seluruh internal pegawai serta pendukung kampus, yang mana logistiknya langsung disiapkan dan disalurkan secara merata, termasuk pengiriman untuk karyawan yang berada di Kampus Bekasi dan para panitia yang bertugas.
Melalui agenda yang sarat akan nilai gotong royong ini, TSM berharap dapat terus menghidupkan budaya keunggulan yang tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, melainkan juga pada pembentukan karakter sivitas akademika yang memiliki empati tinggi, kebersamaan yang solid, dan kepedulian nyata terhadap sesama.