Kemampuan analisis strategis dan problem solving mahasiswa Trisakti School of Management kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional melalui capaian Juara 2 pada ECHOVENTION Business Case Competition 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Prasetiya Mulya pada 28 Februari – 14 Maret 2026 ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai universitas dalam tantangan penyelesaian studi kasus bisnis yang kompetitif dan berbasis strategi.
Tim perwakilan TSM terdiri atas Geraldo Owen Putra Lie (Alumnus SMA Budi Agung/崇德三语学校), Nopia Widiacandra (Alumna SMA Kesatuan), dan Jenny Viviana (Alumna SMA Darma Satria Persada). Ketiganya mengikuti kompetisi ini dengan tujuan memperluas pengalaman, mengembangkan kemampuan menyelesaikan studi kasus bisnis secara langsung, sekaligus membangun portofolio untuk pengembangan karier di masa depan.
ECHOVENTION 2026 mengangkat tema “Transforming Business Resilience Through Strategic Adaptation”, yang menantang peserta untuk merancang solusi bisnis inovatif dan realistis dalam menghadapi berbagai tantangan perusahaan. Melalui tahapan analisis studi kasus dan presentasi pitch deck, peserta dituntut untuk mampu berpikir kritis, menyusun strategi yang terukur, serta menyampaikan solusi secara efektif di bawah tekanan waktu.
Dalam proses persiapan, tim memfokuskan diri pada penyusunan solusi bisnis dan pembuatan pitch deck yang terstruktur serta komunikatif. Mereka juga melakukan latihan presentasi secara intensif guna membangun kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi sesi tanya jawab. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan tekanan selama kompetisi berlangsung.
“Kami menerapkan Pareto Principle dengan fokus pada aspek yang paling berdampak, seperti analisis masalah, penyusunan solusi, dan penyampaian pitch deck. Komunikasi tim dan pembagian tugas yang jelas menjadi kunci utama kami,” ujar perwakilan tim. Strategi tersebut berhasil membawa tim unggul di tengah persaingan ketat dengan berbagai universitas ternama, termasuk Universitas Indonesia sebagai juara pertama dan ITB di posisi ketiga.
Melalui pencapaian ini, tim berharap dapat terus mengembangkan kemampuan dalam analisis bisnis, problem solving, dan public speaking. Prestasi tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengeksplorasi potensi diri dan berani bersaing di tingkat nasional melalui berbagai kompetisi akademik, sekaligus kembali menegaskan komitmen Trisakti School of Management dalam mencetak mahasiswa yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi persaingan di tingkat nasional.