Jakarta, Juni 2026 – Komitmen terhadap kualitas dan daya saing di bidang bisnis kembali dibuktikan oleh mahasiswa Trisakti School of Management (TSM). Dalam ajang nasional bergengsi Business Case Competition (BCC) Ekspress 2026 yang diselenggarakan oleh Sekolah Vokasi IPB University pada 23 April hingga 23 Mei 2026, tim mahasiswa TSM yang beranggotakan Mahardini Mutiara Prameswari (alumni SMAN 3 Kota Jambi), Reynard Filbert (alumni Candle Tree School), dan Steven Widjaja (alumni SMA Kristen Yusuf) sukses menorehkan prestasi luar biasa sebagai Juara 2.
Mengangkat tema “Future Enterprise: Great Vision for a Sustainable Solution”, kompetisi ini menguji kecakapan para peserta dalam merumuskan strategi bisnis nyata yang berdampak jangka panjang dan memberikan solusi secara berkelanjutan. Bekerja sama dengan CUiT sebagai case collaborator, tim ditantang untuk menyelesaikan kasus dari produk perusahaan tersebut, yakni sebuah aplikasi yang berfokus pada community enabler. Mereka dituntut untuk memecahkan berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi demi perkembangan aplikasi tersebut di tengah ketatnya persaingan ekosistem digital saat ini.
Perjalanan meraih podium kedua ini dilalui melalui persiapan yang matang melalui pembagian tugas yang jelas serta diskusi bersama secara intensif demi memberikan hasil yang maksimal. Strategi utama yang digunakan oleh tim adalah menjawab permasalahan kasus dengan menciptakan inovasi-inovasi yang belum pernah ada sebelumnya dan membangun unique selling point (USP) pada aplikasi. Menyadari bahwa sebuah inovasi membutuhkan landasan data yang kuat (proven data) agar berhasil, tantangan dalam mencari validasi sukses mereka atasi dengan melakukan riset langsung di lapangan. Langkah taktis berupa survei lapangan dalam bentuk kuesioner demi mendapatkan data primer inilah yang menjadi faktor pembeda utama di hadapan dewan juri.
Bagi tim, kompetisi ini memberikan pembelajaran berharga mengenai perlunya sebuah strategi dengan pendekatan yang berbeda terutama dalam pengembangan aplikasi di ekosistem digital yang penuh dengan persaingan ketat. Pengalaman tersebut tidak hanya mengasah ketajaman analisis dan kemampuan penyelesaian permasalahan di dunia bisnis, melainkan juga menjadi langkah penting untuk menambah portofolio profesional mereka.
Prestasi ini terasa semakin bermakna karena mereka berhasil unggul dan bersaing ketat di antara berbagai tim dari universitas-universitas prestisius di Indonesia, termasuk Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Bina Nusantara, dan Institut Pertanian Bogor. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata atas kualitas mahasiswa TSM yang mampu bersaing di level tertinggi nasional.
Semoga pencapaian gemilang ini menjadi batu loncatan yang berharga bagi masa depan karier dan proses belajar mereka. Selamat atas raihan yang membanggakan ini, dan semoga semangat juang yang ditunjukkan oleh tim dapat menular serta menjadi inspirasi positif bagi seluruh sivitas akademika TSM untuk terus mengeksplorasi potensi diri.