Jakarta, 2025 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti turut berpartisipasi dalam Simposium Nasional Akuntansi (SNA) ke-28 atau International Conference on Accounting Educator 2025, sebuah forum bergengsi untuk mempresentasikan hasil riset terbaik dalam bidang akuntansi oleh para peneliti, pendidik, mahasiswa, dan praktisi dari seluruh Indonesia dan mancanegara. Pada tahun 2025 ini, Kegiatan SNA dilaksanakan di Palu dimana IAI-KAPd bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia, Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI), Ikatan Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI).

Pada kesempatan ini, sejumlah dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti turut hadir sebagai peserta, diantaranya Dr. Astrid Rudyanto, CSRS., CMA., CAP., CGBA., Dr. Regi Muzio Ponziani, Yulius Kurnia Susanto, S.E., M.Si., CIQnR., Friska Firnanti, S.E., Ak., M.M., M.Ak., CA., CertDA., Indra Arifin Djashan, S.E., M.Ak., CertDA., serta seorang mahasiswi Giovani Angelina Jessi Suwandi. Kehadiran dalam SNA ke-28 mencerminkan semangat STIE Trisakti dalam mendorong dosen untuk terus aktif dalam kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah.

Kesempatan ini menjadi semakin membanggakan ketika artikel yang berjudul “Environmental Audit and CEO Characteristics: The Mediating Role of Status Quo Bias in Corporate Sustainability Practices in the European Union” karya Indra Arifin Djashan dan Friska Firnanti berhasil mendapatkan penghargaan berupa 1st Best Paper yang akan dipublikasikan pada Asian Journal of Accounting Reseach (Scopus Q1). Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kualitas riset yang dihasilkan oleh para dosen STIE Trisaksi di bidang akuntansi.
Dengan pencapaian ini, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti tidak hanya menegaskan kualitas penelitian yang dihasilkan oleh pada dosennya, tetapi juga memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu akuntansi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ke depan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti berkomitmen akan terus mendukung karya-karya ilmiah dosen dan mahasiswa agar dapat berkembang dan diakui di forum akademik bereputasi.